Jangan Lelah Ajak Anak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Rizqa Leony Putri ยท Sabtu, 05 Desember 2020 - 21:09:00 WIB
Jangan Lelah Ajak Anak Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
Biasakan pakai masker untuk mencegah Covid-19. (Foto: Istimewa)

Kebiasaan mencuci tangan sebenarnya sudah diajarkan di rumah dan sekolah jauh sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia. Dengan demikian, saat ini intensitasnya harus ditingkatkan karena ada pandemi. Peningkatan itu antara lain pada sebelum dan setelah makan, sehabis main, serta setelah dari toilet. 

Niken menjelaskan, ekosistem pendidikan, yakni sekolah, orangtua, keluarga, dan masyarakat, bisa dimanfaatkan untuk sosialisasi 3M kepada anak-anak. Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu menyatakan, ada lima cara sosialisasi kepada anak, yakni komunikasi, teladan, cara yang menarik, konsisten, dan reward. Pandemi ini bisa menjadi anugerah bagi para orangtua karena selalu berada dekat dengan anaknya.

Di sisi lain, kondisi menjadi tantangan karena anak-anak akan mengajak bermain orangtuanya. Orangtua harus mengambil manfaat situasi dengan mengajak anak-anak berdiskusi dan komunikasi secara intens tentang Covid-19, bahaya, dan pencegahannya.

“Anak itu peniru ulung. Apalagi anak usia dini, usia baru lahir hingga delapan tahun. Dia mendengar dan melakukan apa yang dilihatnya. Sebelum meminta menerapkan 3M, kita harus lebih dulu baru minta ke anak. Kita harus memberi contoh bagaimana menggunakan masker, cuci tangan yang teratur, dan menjaga jarak,” tuturnya.

Anak-anak itu tidak bisa dijejali dengan perintah. Maka, penyampaian informasi mengenai Covid-19 dan penerapan 3M harus dengan cara yang menarik. Tekniknya bisa berupa melalui video-video edukasi yang diproduksi pemerintah dan akademisi, serta melalui buku cerita.

Uji Kesabaran

Guru Besar Departemen Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia Hindra Irawan Satari mengatakan, menghadapi pandemi ini seperti seseorang berlari maraton. Semua harus panjang napas, sabar, dan tidak boleh lengah. Indonesia harus memetik pelajaran dari China yang merupakan negara paling awal menjadi pusat persebaran virus. Saat ini China sudah tidak masuk dalam 10 besar dengan jumlah penderita Covid-19.

Namun, negara adidaya seperti Amerika Serikat, jumlah kasusnya kian tinggi. Di luar itu ada Brasil dan India. 

“China itu disiplin dan semua pihak berpartisipasi. Jangan mencelakakan teman-teman. Sekarang bukan eranya untuk berlibur. Stay at home paling aman untuk memutus transmisi,” ujarnya.

Editor : Tuty Ocktaviany

Halaman : 1 2 3