Kisah Haru Miss Indonesia 2019 Bangun MCK di Pelosok Jawa Barat

Siska Permata Sari ยท Jumat, 08 November 2019 - 19:27 WIB
Kisah Haru Miss Indonesia 2019 Bangun MCK di Pelosok Jawa Barat

Miss Indonesia 2019 Princess Megonondo. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

JAKARTA, iNews.id - Miss Indonesia 2019 Princess Mikhaelia Audrey Megonondo baru saja melakukan kegiatan sosial melalui Beauty With A Purpose (BWAP) Project di wilayah Kawungsari Girang, Bandung, Jawa Barat. Dalam menjalani salah satu fast track penting tersebut, Princess Megonondo merasa terharu dengan perjuangan warga di sana ketika harus naik turun bukit untuk buang air.

Perjuangan warga mulai dari anak-anak hingga orangtua, harus menempuh perjalanan lebih dari 10 menit hanya untuk buang air kecil maupun buang air besar. Tak sekadar jauh, tempat itu pun bisa dikatakan tidak layak disebut sebagai tempat mandi umum.

Itulah yang akhirnya membuat perempuan yang menjabat sebagai Miss Indonesia 2019 bersama tim tersebut, tergerak hatinya untuk membangun sebuah tempat mandi cuci kakus (MCK) di sana.

"Mereka bilang harus buang air di bawah, sedangkan rumah mereka 10 menit lebih dari sana, jalan naik turun, jauh banget. Saya memikirkan bagaimana anak-anak kecil yang harus ke toilet malam-malam, atau orangtua yang harus turun ke bawah hanya untuk buang air saja," tutur Princess Megonondo dengan mata berkaca-kaca usai ditemui di acara penandatanganan prasasti Beauty With A Purpose (BWAP) di MNC Kolega Coworking Space, Park Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019)

Hal yang membuat Princess terenyuh adalah momen ketika akhirnya warga kampung tersebut tidak perlu lagi menempuh jarak yang jauh dan berbahaya hanya untuk buang air. Sebab, tempat untuk MCK umum telah dibangun dengan kondisi yang lebih layak.

"Maka itu, kita bikin MCK di tengah karena mau membantu supaya mereka tidak harus turun lagi. Itu bahaya banget dan gelap, sanitasi tidak ada, dan hanya ditutup dengan selembar karung," kata Princess yang menjalani BWAP Project tersebut selama lebih dari tiga bulan lamanya.

Dia merasa bersyukur saat ini warga di sana telah mendapatkan tempat MCK yang lebih layak. "Jadi sekarang, mereka diberikan yang lebih baik dengan adanya privasi, air bersih dan sanitasi yang lebih baik," katanya.

Sementara itu, Chairwoman of Miss Indonesia Organization Liliana Tanoesoedibjo mengaku sangat bersyukur bahwa Miss Indonesia dapat memberikan dampak yang baik bagi masyakarat sekitar.

"Saya bersyukur sekali karena Miss Indonesia bisa memberikan dampak bagi masyakarat, khususnya untuk orang-orang yang membutuhkan," ujar Liliana.

Beauty With A Purpose yang sebelumnya dikenal sebagai Miss World Scholarship, adalah sebuah kompetisi fast track yang dimulai pada 2001 dan kegiatan diadakan sebelum malam final Miss World.

Acara ini memberi penghargaan bagi kontestan dengan proyek amal yang paling relevan dan penting di negara tersebut. Sejak 2005, pemenang fast track ini secara otomatis masuk ke semifinal.


Editor : Tuty Ocktaviany