Kisah Inspiratif Para Perempuan Peneliti yang Meraih Penghargaan L'Oreal-UNESCO FWIS

Maria Neti Indrawati ยท Selasa, 26 November 2019 - 20:36 WIB
Kisah Inspiratif Para Perempuan Peneliti yang Meraih Penghargaan L'Oreal-UNESCO FWIS

Dr. Eng. Osi Asrutanti, M.Si meraih penghargaan L'Oreal-UNESCO FWIS. (Foto: iNews.id/Maria Neti)

JAKARTA, iNews.id – Jumlah perempuan peneliti di Indonesia memang belum banyak. Masih ada stereotipe bahwa sains bukan dunia yang ramah untuk kaum perempuan.

Jumlah ilmuwan perempuan di Indonesia memang masih jauh dibandingkan negara-negara lain. Kini, kehadiran peneliti perempuan dalam sains memiliki beberapa kelebihan untuk memperkaya hasil penelitian yang sudah ada.

Seperti Dr. Swasmi Purwajanti, M. Sc dan Dr. Eng. Osi Arutanti, M.Si yang meraih penghargaan L'Oreal-UNESCO For Women In Science 2019 pada Selasa (26/11/2019). Mereka merupakan inspirasi bagi bibit-bibit unggul saat ini.

"Senang sekali rasanya bisa mendapatkan penghargaan ini. Karena memang niat dari awal men-challenge diri sendiri, apakah saya bisa bikin proposal penelitian, apa saya bisa mempresentasikannya. Peneliti itu kan harus mampu mengangkat isu-isu di Indonesia, apa yang sedang dibutuhkan. Itu semua jadi tantangan buat saya," ucap Dr. Swasmi Purwajanti, M. Sc saat ditemui di Gedung Ristek Dikti, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Dia melakukan penelitian mengenai manfaat bittern (produk samping proses pembuatan garam) untuk bahan baku pembuatan nanoadsorben. Nanoadsorben tersebut nantinya digunakan untuk mengatasi masalah penyediaan air bersih di Indonesia yang terkontaminasi.

Sedangkan Dr. Eng. Osi Asrutanti, M.Si meneliti alternatif fotikatalis yang terjangkau untuk diaktivasikan dengan tenaga surya sebagai solusi permasalahan lingkungan di Indonesia. Cakupannya mengenai air bersih yang terbatas.

"Pesan untuk generasi muda, jangan pernah takut punya keinginan, jangan pernah takut punya mimpi. Selama kesempatan itu ada, percaya saja dengan diri sendiri, jangan pernah berhenti berusaha," ucap Dr. Eng. Osi Asrutanti, M.Si.


Editor : Tuty Ocktaviany