Mengenang Perjalanan Karier Robby Tumewu, dari Fashion ke Lenong Rumpi

Fajar Adityo Nugroho ยท Senin, 14 Januari 2019 - 12:09 WIB
Mengenang Perjalanan Karier Robby Tumewu, dari Fashion ke Lenong Rumpi

Robby Tumewu meninggal dunia di usia 65 tahun. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Dunia hiburan tanah air kembali berduka dengan kepergian Robby Tumewu untuk selamanya. Dia meninggal di usia 65 tahun pada Senin (14/1/2019) pukul 00.15 WIB.

Aktor dan desainer terkemuka ini meninggal akibat sakit stroke yang diidapnya. Dia meninggal di kediamannya, karena sudah setahun terakhir dia dirawat di rumah.

Namanya tak hanya harum di dunia akting, namun juga di ranah fashion. Sosoknya yang baik dan murah senyum serta menjadi inspirasi bagi semua orang. Berikut kenangan dan perjalanan hidup Robby Tumewu yang iNews.id susun dari berbagai sumber

Menyukai Seni dan Fashion Sejak Kecil

Lahir di Bandung, 4 Desember 1953, Robby menghabiskan masa kecilnya di Kota Kembang. Beranjak dewasa dia memutuskan untuk hijrah ke Jakarta mewujudkan impian sebagai desainer serta aktor.

Sosok Robby dikenal sebagai artis peran yang akhirnya mengantarkannya terjun ke dunia akting. Namun sebelum menerjuni akting, dia telah menjadi seorang desainer dan menekuni dunia fashion.

Ditentang Orang Tua

Bakat menjadi desainer telah terlihat sejak dia kecil. Dia piawai menggambar dan membuat sketsa pakaian.

Namun keinginannya untuk menjadi desainer ditentang oleh ibunya. Sang ibu malah mengarahkan putranya pada dunia perhotelan yang menurutnya lebih menjanjikan daripada menjadi seorang desainer.

Robby pun menuruti keinginan sang ibunda dengan berkuliah dan mengambil jurusan perhotelan. Dia juga sempat bekerja di sebuah hotel ternama dan menjadi seorang pelatih.

Raih Sukses di Pagelaran Busana Pertama

Meski telah terjun dan bekerja di dunia perhotelan, namun hasrat Robby untuk menjadi desainer masih menggebu. Dia mengajak teman-temannya untuk mendirikan Aranea dan menggelar peragaan busana.

Pagelaran busana ini sukses besar dan memberikan keuntungan bagi Robby dan teman-temannya. Pesanan pun mulai berdatangan sesuai dengan impiannya.

Nekat Buka Butik

Berbagai pengalaman dituai oleh Robby dan salah satunya adalah menjadi asisten perancang busana Henry Passage. Dia memutuskan untuk membuka butik sendiri dengan membeli sendiri bahannya, kemudian merancang dan menjahitnya.

Dewi Fortuna seolah merestui impian Robby dengan kesuksesan besar. Dia berhasil tampil di peragaan busana internasional dan menjadi wakil Indonesia dalam berbagai event.

Hijrah ke Jakarta Buka Pintu Dunia Akting

Kariernya yang tengah melesat membuat dia memutuskan untuk hijrah ke Jakarta. Namun sayangnya kepindahannya di ibukota tak membuahkan sebuah kesuksesan di dunia fashion.

Sebaliknya, Robby malah sukses masuh ke dunia akting. Dia mengawali terjun ke seni peran dengan mengikuti teater koma.

Bakat yang dimiliki sejak kecil seperti bernyanyi dan bermain drama menjadi modal dan memuluskan jalannya. Namun, sayangnya karena jadwal latihan yang pada membuat dia tak lama terlibat di Teater Koma.

Lenong Rumpi dan Menjadi Aktor

Setelah meninggalkan dunia teater, Robby diajak oleh Harry de Fretes untuk terlibat dalam Lenong Rumpi. Di sini menjadi titik balik serta terbukanya jalan Robby di dunia akting.

Sejak itu namanya menjadi terkenal dan telah membintangi 13 film di antaranya adalah Ca Bau Kan, Gie, Laskar Pelangi dan Madame X. Dia juga terlibat dalam berbagai sinetron seperti Keluarga Van Danoe, Oke-Oke Bos dan Kecil Kecil Jadi Manten.

Selamat jalan Robby Tumewu, dedikasi serta karyamu akan selalu dikenang sepanjang masa.


Editor : Adhityo Fajar