Nindy Ayunda Kembali Diperiksa Polisi, Begini Perjalanan Kasusnya: Diduga Sekap Mantan Sopirnya

Ami Heppy S · Senin, 26 September 2022 - 16:36:00 WIB
Nindy Ayunda Kembali Diperiksa Polisi, Begini Perjalanan Kasusnya: Diduga Sekap Mantan Sopirnya
Nindy Ayunda Diduga Sekap Mantan Sopirnya (Foto: IG)

JAKARTA, iNews.id - Nindy Ayunda kembali menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.  Pemeriksaan tersebut terkait dengan kasus dugaan penyekapan terhadap mantan sopirnya, Sulaiman. 

Selain Nindy, sang kekasih Dito Mahendra juga ikut diperiksa terkait kasus yang sama. Pihak kepolisian menyebut baik Nindy maupun Dito hingga kini masih berstatus sebagai saksi.
Sejauh ini, kasus yang sudah berjalan sejak 2021 itu masih belum banyak mengalami perkembangan.

Lantas, bagaimana perjalanan kasus Nindy Ayunda ini? Simak penjelasan iNews.id berikut ini.

Nindy Ayunda Diduga Sekap Mantan Sopirnya

1. Dilaporkan Sejak Februari 2021

Melansir MNC Portal Indonesia, penyanyi Nindy Ayunda dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan pada 15 Februari 2021. Pelantun Cinta Cuma Satu itu dilaporkan oleh Rini Diana yang merupakan istri Sulaiman, mantan sopirnya.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan sangkaan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang.

Dalam laporannya, Rini menyebut bahwa Nindy Ayunda telah menyekap suaminya. Bahkan kabarnya Sulaiman tidak hanya disekap, namun juga mengalami kekerasan fisik.
Nindy sendiri diketahui sudah datang memenuhi panggilan penyidik pada 28 Juli 2022 lalu.

2. Dugaan Keterlibatan Pihak Lain

Kuasa hukum korban, Fahmi Bachmid menduga jika ada oknum polisi yang menyaksikan secara langsung peristiwa penyekapan yang dialami Sulaiman.

"Saat Bapak Sulaiman disekap, ada oknum polisi yang menyaksikan peristiwa itu," kata Fahmi Bachmid kepada wartawan beberapa waktu lalu seperti dilansir oleh MNC Portal Indonesia.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan jika kliennya sudah memberikan keterangannya kepada penyidik Polres Metro Jakarta selatan.
Meski begitu, Fahmi tak mau membongkar identitas anggota kepolisian tersebut. Ia justru meminta awak media untuk bertanya langsung pada pihak penyidik.

Fahmi juga mengungkapkan kecurigaannya bahwa ada oknum tertentu yang terlibat dalam peristiwa dugaan penyekapan yang dialami kliennya itu.

3. Pengakuan Korban 

Rini Diana yang merupakan pihak palpor mengaku jika dirinya sempat mendapat iming-iming uang Rp50 juta dari orang tak dikenal asalkan mau mencabut laporannya.

Rini menjelaskan jika orang tersebut meminta pihaknya berdamai dan mencabut laporan polisi terhadap Nindy Ayunda.
Hal ini diungkapkan Rini Diana kepada awak media pada Jumat (16/9/2022) lalu di Polres Metro Jakarta Selatan.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda