Peranan Perempuan di Bidang Penelitian Semakin Meningkat, Ini Harapan Kemendikbud

Maria Neti Indrawati ยท Selasa, 26 November 2019 - 20:13 WIB
Peranan Perempuan di Bidang Penelitian Semakin Meningkat, Ini Harapan Kemendikbud

Para peneliti perempuan semakin meningkat dan banyak memberikan kontribusi. (Foto: iNews.id/Maria Neti)

JAKARTA, iNews.id - Riset sains semakin hari berkembang seiring perubahan zaman. Para peneliti pun semakin beragam, hal ini karena kebutuhan manusia yang terus meningkat.

Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO bersama Kemendikbud bekerja sama dengan L'Oreal menyelenggarakan program For Women in Science. Program tersebut ditujukan untuk mengapresiasi para perempuan peneliti Indonesia atas usaha pengembangan inovasi ilmiah guna pembangunan berkelanjutan.

Demi berkembangnya suatu negara, tentu diperlukan penelitian untuk memecahkan berbagai persoalan di sebuah negara. Maka pemerintah diharuskan mendukung para peneliti.

"Saya terus terang jatuh cinta dengan program ini. Para perempuan peneliti ini mempunyai empati terhadap pengetahuan. Empati itu datang dari rasa di dalam diri seseorang bahwa pengetahuan itu harus dikembangkan oleh mereka (peneliti) dengan penelitian," ucap Prof. Dr. Arief Rachman, Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Gedung Ristek Dikti, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Data UNESCO per 2015, ada peningkatan perempuan peneliti sebesar 30,6 persen dan 45,8 persen per 2017. Menurut Prof Arief, fakta tersebut harus diperbaiki dalam artian harus ditingkatkan kembali.

"Saya rasa kita harus mematahkan stigma bahwa perempuan itu cenderung menghindari sains. Dengan adanya program ini, saya harap pemerintah dan masyarakat harus turut andil dalam pengembangan perempuan di bidang penelitian. Apalagi ini untuk pembangunan berkelanjutan," katanya.

Dia berharap, pengembangan bagi bibit-bibit unggul sangat diperlukan. Pengembangan kecerdasan anak sejak dini perlu dilakukan oleh para orangtua. Hal tersebut ditujukan sebagai dasar eksplorasi untuk menumbuhkan minat anak terhadap penelitian.

Editor : Tuty Ocktaviany