Pesona Sound of Nature in Harmony, Paduan Kebaya Encim dan Keindahan Alam

Siska Permata Sari ยท Jumat, 06 Desember 2019 - 21:18 WIB
Pesona Sound of Nature in Harmony, Paduan Kebaya Encim dan Keindahan Alam

Para model memamerkan koleksi desainer kebaya Vielga Wenninda. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

JAKARTA, iNews.id - Desainer kebaya Vielga Wenninda melalui label busananya Roemah Kebaya Vielga mempersembahkan Sound of Nature in Harmony. Adalah sebuah fashion show yang menampilkan koleksi kebaya encim dengan bordir manual dan paduan keindahan alam pada busananya.

Ada 50 set busana yang dibagi dalam tiga section, yaitu classic, casual, dan glam. Pada peragaan busana ini, Vielga berkolaborasi dengan Miss Mysa Accesories dari Emylia Maisa yang ditunjukkan di The Dharmawangsa Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Kita membuat kebaya encim yang lebih detail. Ada lurik, brokat, dan sutera.  Kita membuat suatu desain yang bisa diterima pasar dan kita membuat sesuatu yang spesifik," kata Vielga Wenninda di The Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Pada koleksinya kali ini, Vielga menerapkan warna-warni alam pada kebaya encimnya. Latar warna-warni alam yang cerah seperti hijau daun dan warna tanah dihias dengan bordir manual yang detail.

"Kebaya dengan bordir manual akan sangat bagus detailnya ataupun teknik pengerjaannya daripada bordiran komputer. Hasilnya bisa sangat halus, artistik dan setiap produk yang dihasilkan tidak akan sama," tutur Vielga.

Tema Sound of Nature in Harmony ini juga selaras dengan tren 2020 yang dikeluarkan Roemah Kebaya Vielga. Dia mengatakan akan membuat warna-warna alam yang menjadi tren di tahun depan.

"Dasarnya kita tetap ke alam. Kita akan membuat tren dengan memainkan warna-warna yang lebih ke alam seperti warna tanah, hijau daun, dan sebagainya," katanya.

Perpaduan warna-warni alam pada kebaya encim yang dihadirkan di runaway, dilengkapi dengan aksesoris dari mutiara, kerang-kerang, ornamen perak, tembaga, kuningan, dan emas rancangan Emylia Maisa.

"Harapannya, kita berdua ingin mengangkat budaya Indonesia. Mulai dari culture, alam dan kita memanfaatkan juga kekayaan alam yang ada di Indonesia," kata dia.


Editor : Tuty Ocktaviany