Soal Beda Pilihan Politik, Ava The Voice Indonesia: NKRI Harga Mati

Tuty Ocktaviany ยท Rabu, 17 April 2019 - 13:11 WIB
Soal Beda Pilihan Politik, Ava The Voice Indonesia: NKRI Harga Mati

I Made Prabawa Avapayatha senang ikut menggunakan hak pilihnya. (Foto: iNews.id/Fajar Nugroho)

JAKARTA, iNews.id – Hari ini menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Indonesia yang menggunakan hak pilihnya untuk meramaikan Pemilu 2019. Ini pula yang membuat I Made Prabawa Avapayatha atau Ava bersemangat ikut mencoblos.

Di Pemilu 2019 ini, kontestan The Voice Indonesia 2018 ini mencoblos di kampung halamannya Tabanan, Bali. Ava mengaku tidak ada persiapan khusus, namun yakin dengan pilihannya.

“Selalu bangga bisa perpartisipasi dalam pemilihan di Pemilu 2019,” ujarnya dihubungi iNews.id, Rabu (17/4/2019).

Lantas, apa harapan Ava di pesta demokrasi ini?

“Wah, mungkin ini bukan harapan saya saja. Ini sudah menjadi harapan bangsa untuk bisa merdeka, penegakan hukum yang adil, tidak ada baku hantam di mana-mana, dan semoga siapa pun yang tidak terpilih bisa menyikapi dengan lapang dada dan bisa bekerja sama untuk selanjutnya membangun atau mengembangkan mulai dari sumber daya manusia maupun sumber daya alam kita sendiri,” tuturnya.

Memang tidak dipungkiri bahwa setiap masyarakat punya pilihan politik masing-masing. Namun, Ava mengingatkan untuk saling menghormati.“Saling menghormati, itu harus. Saling mendukung. NKRI harga mati,” ucapnya.

Terkait presiden dan wakil presiden, serta wakil rakyat yang terpilih nanti, Ava punya harapan besar.  

“Siapa pun yang terpilih nanti, hentikan peperangan saudara, agama, karena bukan saatnya kita berdebat masalah agama. Saya hanya ingin kita semua saling berdamai, tersenyum sapa di saat kita berpapasan. Untuk wakil rakyat, tolong didengarkan semua keluhan rakyat karena kalian semua terpilih dari rakyat. And be humble, low profile, tapi tegas,” kata pemilik suara ngerock ini.


Editor : Tuty Ocktaviany