Vidi Aldiano Kena Kanker Ginjal, Kenali Faktor Risiko dan Gejalanya

Siska Permata Sari ยท Jumat, 13 Desember 2019 - 18:37 WIB
Vidi Aldiano Kena Kanker Ginjal, Kenali Faktor Risiko dan Gejalanya

Vidi Aldiano kena kanker ginjal. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Kabar tidak mengenakkan datang dari penyanyi Vidi Aldiano. Dia baru saja membuat pengumuman yang mengejutkan bahwa baru-baru ini didiagnosis kanker ginjal.

Kabar tersebut dibagikan oleh Vidi melalui akun Instagram pribadinya. Dia menjelaskan saat menjalani proses pemeriksaan oleh dokter, dirinya divonis ada kanker di salah satu ginjalnya.

"Beberapa bulan yang lalu ada anomali di gue. Di bulan kemarin sudah didiagnosis, awalnya kista. Baru minggu lalu gue dapat kabar bahwa gue punya kanker di ginjal gue," tulis Vidi, seperti dikutip dari Instagram, Jumat (13/12/2019).

Dia mengatakan bahwa kanker ginjal tersebut ada di sebelah kiri. Berikut informasi seputar kanker ginjal, faktor risiko dan gejalanya seperti dirangkum dari WebMD.

Kanker ginjal merupakan penyakit di mana sel-sel abnormal pada ginjal menjadi ganas dan tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor. Penyakit ini sulit diketahui penyebabnya. Namun, ada beberapa faktor risikonya. Apa saja?

Merokok

Sudah bukan rahasia bila rokok memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya, merokok bisa meningkatkan risiko kanker ginjal sebanyak dua kali lipat.

Gender

Rupanya, gender juga menentukan faktor risiko penyakit kanker ginjal. Pria dua kali lipat lebih mungkin terkena kanker ginjal daripada perempuan.

Gemuk

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan perubahan hormon yang meningkat risiko untuk terkena kanker ginjal.

Genetik

Orang dengan penyakit von Hippel-Lindau (VHL) atau karsinoma sel ginjal papiler bawaan, serta memiliki riwayat keluarga dengan kanker ginjal juga lebih mungkin terkena penyakit yang sama.

Obat-obat dan bahan kimia tertentu

Menggunakan obat penghilang rasa sakit dalam jangka waktu lama atau terkena bahan-bahan kimia seperti asbes, kadmium, benzena, pelarut organik, atau herbisida dapat meningkatkan risiko terkena kanker ginjal.

Hipertensi

Secara tidak langsung, memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat meningkatkan risiko kanker ginjal. Pasalnya, obat yang digunakan untuk hipertensi adalah sumber peningkatan risikonya.

Gejala

Dalam banyak kasus, penyakit ini cenderung tidak memiliki gejala awal. Ketika tumor tumbuh lebih besar, gejala-gejala mungkin muncul. Di antaranya darah di urin, benjolan di samping atau perut, kehilangan nafsu makan, rasa sakit yang tidak hilang, penurunan berat badan yang terjadi tanpa alasan, demam yang berlangsung selama berminggu-minggu, kelelahan ekstrem, anemia, dan bengkak di pergelangan kaki atau kaki.


Editor : Tuty Ocktaviany