Yayasan Plan International Indonesia Kembali Adakan Girls Takeover Bersama Google dan Kominfo

Febrines Stefanif ยท Kamis, 10 Oktober 2019 - 16:30 WIB
Yayasan Plan International Indonesia Kembali Adakan Girls Takeover Bersama Google dan Kominfo

Tema #GirlsTakeover tahun ini adalah anak perempuan di media. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Organisasi pengembangan masyarakat dan kemanusiaan internasional yang berfokus pada pemenuhan hak anak dan kesetaraan anak perempuan, Plan International kembali adakan acara perayaan tahunan Girls Takeover Sehari Jadi Pemimpin dalam rangka Hari Anak Perempuan Internasional. Acara tersebut diselenggarakan di kantor Google Indonesia, pada Kamis (10/10/2019).

Tema #GirlsTakeover tahun ini adalah anak perempuan di media. Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti mengatakan tema tahun ini sangat strategis untuk membangun opini publik yang positif tentang perempuan maupun pemimpin perempuan di media.

"Kami melibatkan pimpinan beberapa lembaga yang berperan besar dalam membangun opini publik tentang perempuan di media," ujar Dini.

Plan Indonesia ini berkolaborasi dengan Google Indonesia dan KOMINFO serta beberapa media untuk menyelenggarakan diskusi dan pelatihan seputar tips untuk menjaga privasi dan keamanan saat berinternet #Jaga Privasimu untuk Perempuan Indonesia.

Pelatihan diselenggarakan untuk seluruh peserta #GirlsTakeover dan sekitar 100 anak perempuan yang tergabung dalam Youth Girls Coalition dan dari beragam organisasi lainnya di kantor Google Indonesia. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman tentang manfaat dan masyarakat, khususnya anak-anak perempuan keamanan berinternet.

Kolaborasi Plan Indonesia dengan berbagai lembaga mitra di kegiatan ini diharapkan dapat berianjut, sehingga ada kemitraan jangka panjang dan strategis untuk memberikan kesempatan setara bagi anak perempuan di ruang publik termasuk media.

"Selain di Jakarta, kegiatan #GirlsTakeover juga dilakukan di Nusa Tenggara Timur dengan tiga posisi yang diambil alih tiga anak perempuan, yaitu Gubernur NTT, Pemimpin Redaksi TVRI NTT, dan Pemimpin Redaksi Pos Kupang," ujarnya.

Dini juga mengatakan ada total delapan anak yang terlibat dalam kegiatan Sehari Menjadi Pemimpin, baik di Jakarta dan Kupang. Mereka mendapat pembekalan selama tiga hari dalam Girls Leadership Camp secara terpisah di dua kota tersebut.

"Selain itu, ada 16 anak perempuan lainnya yang berpartisipasi dalam Girls Leadership Camp. Kami berharap mereka lebih berdaya untuk terus maju. Anak-anak perempuan ini juga nantinya dapat menjadi agen perubahan untuk lingkungan di sekitarnya," tutup Dini.


Editor : Adhityo Fajar