×
Berita Hari ini - iNews Portal

Bocah di Prancis Meninggal karena Penyakit Langka, Diduga terkait Covid-19

Ahmad Islamy Jamil ยท Jumat, 15 Mei 2020 - 20:06:00 WIB
Bocah di Prancis Meninggal karena Penyakit Langka, Diduga terkait Covid-19
Bocah di Prancis Meninggal karena Penyakit Langka, Diduga terkait Covid-19

PARIS, iNews.id – Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun meninggal dunia di Prancis karena penyakit yang mirip dengan gejala sindrom kawasaki. Penyakit yang diidap anak itu diyakini berkaitan dengan virus corona (Covid-19).

Menurut dokter yang menanganinya, anak itu meninggal setelah mengalami kerusakan neurologis terkait dengan serangan jantung. “Pasien, yang dites positif mengidap virus corona, menerima perawatan di rumah sakit selama tujuh hari dan meninggal pada Hari Sabtu (9/5/2020),” kata Kepala Unit Perawatan Intensif Anak Rumah Sakit La Timone di Kota Marseille, Fabrice Michel, kepada AFP, Jumat (15/5/2020).

Dalam tiga pekan terakhir, beberapa negara telah melaporkan kasus anak-anak yang terkena penyakit radang dengan gejala yang mirip dengan penyakit kawasaki yang langka. Para ilmuwan percaya gejala yang dialami anak-anak itu terkait dengan Covid-19.

Sebuah rumah sakit anak-anak di London, Inggris, menyatakan pada Rabu (13/5/2020) lalu bahwa seorang anak laki-laki berusia 14 tahun juga meninggal karena gejala serupa penyakit kawasaki. Hasil tes terhadap anak itu juga menunjukkan positif terjangkit virus corona.

Di New York, Gubernur Andrew Cuomo mengatakan pada Selasa (12/5/2020) bahwa tiga anak di negara bagian AS itu telah meninggal dengan gejala kurang lebih sama. Saat ini, ada lebih dari 100 kasus kematian serupa yang sedang diselidiki di New York.

Sementara, di Prancis, ada 125 kasus kematian yang dilaporkan antara 1 Maret dan 12 Mei, menurut badan kesehatan masyarakat negara itu. Usia pasien berkisar antara 1 hingga 14 tahun.

Gejala penyakit yang mereka alami meliputi demam tinggi, ruam, sakit perut, konjungtivitis, dan lidah yang merah atau bengkak.

Gejala lanjutan lainnya adalah peradangan pembuluh darah dan kerusakan jantung dalam kasus-kasus yang diduga terkait dengan Covid-19. Gejala lanjutan ini sangat jarang ditemukan pada pengidap penyakit kawasaki umumnya.

Menurut Michel, penyakit kawasaki bisa dibilang sangat jarang terjadi. Anak-anak harus mengunjungi dokter jika mereka mengalami demam selama lebih dari dua hari dan gejala-gejala seperti disebutkan di atas, katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Tag: Virus Corona | COVID-19 | sindrom kawasaki | prancis
ARTIKEL ORIGINAL