×
Berita Hari ini - iNews Portal

Cerita Siswi Peraih Ratusan Penghargaan Sulit dapat Sekolah Lewat PPDB 2020

Antara ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 23:11 WIB
Cerita Siswi Peraih Ratusan Penghargaan Sulit dapat Sekolah Lewat PPDB 2020
Cerita Siswi Peraih Ratusan Penghargaan Sulit dapat Sekolah Lewat PPDB 2020

JAKARTA, iNews.id - Pelajar peraih ratusan penghargaan, Aristawidya Maheswari, kesulitan mendapatkan sekolah di Jakarta dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020. Kini, dia cuma bisa berharap ada sisa bangku.

Aristya merupakan lulusan SMPN 92 Jakarta Timur yang gagal mendaftar di seluruh jalur PPDB Jakarta 2020.

Tidak kurang dari 700 penghargaan tingkat daerah hingga nasional telah diraih perempuan 15 tahun itu sejak usia taman kanak-kanak hingga tamat Sekolah Dasar (SD).

Kegagalan Arista dalam PPDB jalur prestasi akibat sistem hanya menerima penghargaan dalam bentuk lomba dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Alternatif ditempuh peraih rata-rata nilai rapor 8,2 dari lima mata pelajaran dasar itu lewat afirmasi Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga prestasi akademik juga kandas karena faktor usia.

"Saat ini masih mau coba jalur terakhir, itu juga kalau kebagian kuota," kata nenek Arista, Siwi Purwanti, di Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Siwi, jalur PPDB tahap terakhir biasanya difasilitasi sebagian sekolah negeri yang memiliki sisa kuota calon siswa.

"Pada akhir PPDB kalau sekolahan ada yang sisa kuota bisa daftar lagi, tapi tidak semua sekolah," lanjutnya.

Misalnya, kata Siwi, pada jalur inklusi yang difasilitasi sekolah negeri untuk peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan.

Biasanya jalur tersebut tidak terisi penuh saat proses tersebut dibuka melalui laman ppdb.jakarta.go.id pada 15-16 Juni lalu.

"Misalnya kan jatah inklusi tiap sekolah cuma dua murid, tapi tidak ada yang daftar, nah kuota dua kursi itu buat jalur tahap akhir," ucapnya.

Editor : Arif Budiwinarto

Tag: PPDB 2020 | PPDB Jakarta
ARTIKEL ORIGINAL