5 Bumbu Dapur yang Wajib Distok di Rumah, Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan
JAKARTA, iNews.id - Bagi Anda yang suka memasak di rumah, tentu sudah familiar dengan beberapa bumbu dapur. Sebaiknya, Anda mulai menyimpan bumbu dapur di rumah untuk menambah kelezatan rasa dalam masakan.
Jika ingin memasak gulai, rendang, atau tumis-tumisan, Anda tidak perlu bolak balik ke pasar untuk membeli bumbu dapur. Selain itu, bumbu dapur juga memiliki banyak manfaat di dalam masakan.
Masakan menjadi lebih lezat dan sehat. Karena beberapa bumbu dapur memiliki berbagai macam vitamin, nutrisi dan lainnya.
Lantas, apa saja bumbu dapur yang wajib di stok di rumah? Berikut ulasannya dari Dr Anandika Pawitri dirangkum melalui SehatQ, Rabu (10/6/2020).
Lada hitam
Bumbu dapur lada hitam biasanya digunakan sebagai tambahan terakhir pada masakan. Meskipun demikian, jangan sepelekan lada hitam. Bumbu dapur ini kaya akan antioksidan yang menangkal radikal bebas dan memiliki kandungan antiradang.
Penambahan lada hitam pada masakan dipercaya dapat membantu penyerapan nutrisi-nutrisi yang penting, seperti selenium, kalsium, dan sebagainya.
Pala
Mirip dengan jahe, bumbu dapur khas Indonesia berupa pala mampu memberikan efek menghangatkan dan memiliki aroma khas yang kuat. Tidak hanya menghangatkan, ternyata pala juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.
Serupa dengan lada hitam, pala juga tinggi akan antioksidan dan mengandung antiradang. Selain itu, pala juga ditemukan memiliki kandungan antimikroba yang dapat melawan beberapa jenis bakteri.
Pala ditemukan mampu menanggulangi bakteri Streptococcus, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, dan Porphyromonas gingivalis yang menjadi penyebab dari kerusakan gigi dan pembengkakan gusi.
Pala juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli yang bisa menimbulkan berbagai penyakit yang mematikan.
Serai
Serai atau sereh sudah umum diketahui tidak hanya berguna sebagai bumbu dapur, tetapi juga dapat berfungsi sebagai aromaterapi yang menenangkan.
Selain aromanya yang harum dan menenangkan, serai mengandung antioksidan dan mampu menghambat pertumbuhan beberapa bakteri serta jamur.
Serai memiliki khasiat untuk melancarkan menstruasi, meringankan rasa sakit dan bengkak, menurunkan demam, serta menjaga kadar gula darah dan kolesterol.
Kunyit
Bumbu dapur kunyit tidak hanya digunakan sebagai penambah cita rasa, tetapi juga sebagai pewarna alami warna kuning. Sama dengan bumbu dapur lainnya, kunyit juga kaya akan antioksidan.
Tidak hanya kaya antioksidan, kandungan curcumin dalam kunyit terbukti memiliki antiradang yang bahkan memiliki efektivitas yang sama dengan obat antiradang. Kandungan antiradang dalam kunyit terbukti mampu meringankan gejala arthritis.
Cabai
Orang Indonesia terkadang tidak bisa dipisahkan dengan sambal atau cabai yang memberikan rasa panas dan pedas pada masakan. Capsaicin dalam cabai merupakan senyawa dalam cabai yang membuat cabai terasa pedas.
Senyawa ini pula yang mampu meningkatkan metabolisme dan membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Anda bisa mengonsumsi cabai dalam bentuk bubuk, dikeringkan, ataupun saat masih segar.
Editor : Vien Dimyati