Eks Wagub Bali Jadi Tersangka Pencucian Uang Rp150 Miliar

iNews ยท Selasa, 04 Desember 2018 - 12:40 WIB

DENPASAR, iNews.id - Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Ketut Sudikerta ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan tanah dan pencucian oleh Polda Bali. Sebanyak 22 saksi dan berbagai dokumen jual beli lahan antara PT Maspion dan Sudikerta di kawasan Pecatu, Kuta Selatan, Badung sudah dikantongi polisi.

Ketut diduga menggelapkan tanah dan pencucian uang sebesar Rp150 miliar. Meski berstatus tersangka, Polda Bali masih belum menahan Ketut lantaran masih proses pengembangan penyidik.

Kejadian bermula pada 2013 lalu saat adanya transaksi jual beli lahan di kawasan Balangan, Kuta Selatan dengan pemilik PT Maspion Group seluas 38.000 meter persegi dan 3.300 meter persegi. Lahan awalnya milik Laba Pura Jurit yang sudah dijual ke PT Dua Kelinci sehingga diduga terjadi pemalsuan dokumen.

Dari dua obyek tanah, Maspion telah menyetorkan uang sebesar Rp150 miliar. Polda Bali juga menyebut Sudikerta berperan aktif untuk mengendalikan cek dan giro penjualan tanah. Dana selanjutnya disalurkan ke rekening PT Pecatu Gemilang.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor : Dani Dahwilani