Terima Rp45 Juta, Wasit Nurul Safarid Ditangkap Satgas Anti-Mafia Bola

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 08 Januari 2019 - 11:34 WIB
Terima Rp45 Juta, Wasit Nurul Safarid Ditangkap Satgas Anti-Mafia Bola

Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya menangkap wasit pada pertandingan Persibara melawan PS Pasuruan, Nurul Safarid di Garut, Senin (7/1/2019) karena menerima Rp45 juta diduga suap.

JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola kembali menangkap seorang tersangka bernama Nurul Safarid. Dia merupakan wasit pada pertandingan Persibara melawan PS Pasuruan.

"Nurul Safarid menerima uang suap dari Priyanto dan Dwi Irianto sebesar Rp45 juta untuk menguntungkan Persibara dengan rincian Rp40 juta cash dan Rp5 juta transfer (bukti transfer ada)," kata Ketua Tim Media Satgas Anti-Mafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan pers, di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

BACA JUGA: Kasus Mafia Bola, Polisi: Vigit Waluyo Beri Rp115 Juta ke Mbah Putih

Dia mengatakan, empat tersangka kasus pengaturan skor menggelar pertemuan pertama pada pada pertengahan Oktober 2018 di Hotel Central Banjarnegara. Mereka adalah Priyanto, Johar Lin Eng, Dwi Irianto (Mbah Putih), Tika.

Pihak lainnya yang ikut dalam pertemuan tersebut, wasit Nurul Safarid, dua asisten wasit, cadangan wasit Chalid Hariyanto dan pengamat pertandingan.

"Dalam pertemuan itu membahas pertandingan Persibara lawan PS Pasuruan agar perangkat pertandingan menguntungkan atau memenangkan Persibara. Hasil pertandingan Persibara lawan PS Pasuruan ialah 2-0 untuk kemenangan Persibara," ujar Argo.

Selanjutnya, dia menjelaskan, Priyanto memberikan uang kepada Wasit Nurul sebesar Rp45 juta dengan rincian Rp30 juta langsung di Hotel Central secara tunai. Sementara Rp10 juta akan diserahkan secara tunai Dwi Irianto (Mbah Putih).

Sedangkan sisanya Rp5 juta ditransfer teraangka Priyanto dari rekening Bank Mandiri ke Nurul di Bank Mandiri sehari setelah pertandingan. "Alat bukti keterangan saksi Priyanto dan Dwi Irianto. Foto bukti transfer Priyanto ke Nurul. Capture percakapan antara Priyanto dengan Nurul Safarid meminta no rekening," kata Argo.

Dia menambahkan, Nurul ditangkap di Garut, Senin (7/1/2019). Beberapa barang bukti diamankan bersamaan dengan penangkapan Nurul.

Hingga kini, Satgas Anti-Mafia Bola telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pengaturan skor, yaitu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya Anik Yuni Artikasari yang berprofesi sebagai wasit futsal dan Nurul Safarid yang merupakan wasit pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan.


Editor : Djibril Muhammad