Usai Rusuh, 12 Napi Rutan Solo Dievakuasi ke Mapolda Jateng

Kristadi ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 22:56 WIB
Usai Rusuh, 12 Napi Rutan Solo Dievakuasi ke Mapolda Jateng

Kendaraan taktis (rantis) Barracuda disiapkan di dekat pintu tahanan Mapolda Jateng, Kota Semarang. (Foto: iNews.id/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Belasan narapidana dari rumah tahanan (Rutan) Kelas I Solo dipindahkan ke Markas Polda Jawa Tengah, Kamis (10/1/2019) petang. Pemindahan 12 napi itu dilakukan setelah terjadi kerusuhan di lapas tersebut.

Pemindahan berlangsung secara tertutup dengan penjagaan ketat petugas Satuan Brimob Polda Jateng. Belasan napi itu dievakuasi menggunakan mobil barracuda dan pengawalan ketat petugas. Ketatnya penjagaan, membuat mobil yang semula berada di samping masjid Mapolda Jateng digeser ke dekat pintu tahanan.

Informasi sementara, dari 12 narapidana Rutan Kelas 1 Solo yang dipindahkan terdapat enam narapidana yang ditempatkan sementara di sel tahanan dan barang bukti atau Dittahti Polda Jawa Tengah. Sebelumnya direncanakan sejumlah narapidana ini sedianya akan ditempatkan di Lapas Kedungpane Semarang.

BACA JUGA:

Bentrok di Rutan, Anggota Ormas dan Napi Saling Lempar Batu

Dipicu Saling Ejek, Napi dan Pengunjung Lapas Solo Terlibat Kericuhan

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait pemindahan sejumlah narapidana ke Polda Jawa Tengah dan siapa saja narapidana yang dipindahkan tersebut.

Diketahui, aksi saling serang antardua kelompok napi terjadi di Rutan Kelas I Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/1/2019) pagi tadi. Kericuhan diduga dipicu saling ejek antara napi dan pengunjung lapas.

Informasi yang dihimpun, keributan bermula saat sekitar 30 orang datang membesuk salah satu tahanan bernama Ikhsan. Ikhsan merupakan tahanan kasus kepemilikan senjata tajam di Purwosari. 

Beberapa waktu sebelumnya, Ikhsan bersama Tedi dan Komari, keduanya juga tahanan kasus kepemilikan senjata tajam dan pengeroyokan, melakukan sweeping ke salah satu blok dan mendapati ada napi yang sedang bermain kartu. 


Editor : Kastolani Marzuki