Aktif di Bisnis Prostitusi Online, Vanessa Angel Bisa Jadi Tersangka

Ihya' Ulumuddin, Rahmat Ilyasan ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 14:31 WIB
Aktif di Bisnis Prostitusi Online, Vanessa Angel Bisa Jadi Tersangka

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan soal status Vanessa Angel yang berpotensi jadi tersangka kasus prostitusi online di Mapolda Jatim, Jumat (11/1/2019). (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) kembali mengingatkan status artis Vanessa Angel berpotensi ditingkatkan menjadi tersangka dalam kasus prostitusi online. Kemungkinan ini menguat menyusul hasil temuan penyidik bahwa bintang FTV ini cukup aktif dalam bisnis prostitusi.

Sebagaimana temuan penyidik, sejak setahun terakhir ini, Vanessa Angel sudah 15 kali menerima permintaan untuk layanan seks berbayar. Tak hanya itu, Vanessa juga diketahui telah menransfer uang kepada muncikari penghubungnya. Ini menandakan dia cukup aktif dalam bisnis prostitusi.

“Hasil pemeriksaan forensik menunjukkan bahwa Vanessa bukan hanya satu atau dua kali melakukan ini (prostitusi), tetapi lebih dari itu, sehingga semua yang dikatakannya sangat terbantahkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (11/1/2019).

Barung mengatakan, penyidik punya pertimbangan soal kasus ini. Prostitusi terjadi karena beberapa hal yang harus dikaji dan nantinya akan ditambah keterangan saksi ahli. Salah satunya jika itu merupakan pekerjaan yang bersangkutan dan dia mendapatkan hasil secara rutin dari prostitusi.

“Kalau menurut dia, dia tidak terlibat kan. Tetapi kenyataannya, prostitusi ini dilakukan yang bersangkutan bukan satu dua kali. Ini bisa saja ditingkatkan menjadi tersangka nantinya. Tapi, itu kewenangan penyidik,” paparnya.

BACA JUGA:

Polisi: Vanessa Angel 15 Kali Terima Transfer Uang dari Muncikari

Selain Vanessa, Ini 5 dari 45 Artis yang Terlibat Prostitusi Online

Berdasarkan digital forensik yang ditelusuri Polda Jatim, dalam kasus prostitusi artis ini, jelas ada tempat yang dituju yaitu hotel. Kemudian ada transaksinya, ada aliran dananya. “Dari satu rekening saja sudah disampaikan kemarin Rp2,8 miliar itu. Nah dari sini kami telusuri nanti,” paparnya.

Jika Vanessa tetap membantah tidak terlibat prostitusi online, Barung pun mengingatkan bahwa Polda Jatim memiliki data autentik. “Kalau dia mengatakan tidak terlibat, tidak terlibat bagaimana? Biarkanlah data yang bicara,” paparnya.

Dia juga meminta agar Vanessa tidak menyampaikan keterangan yang menyudutkan penyidik Polda Jatim terkait kasus prostitusi online itu.

“VA, kalau terus begini, jangan menyudutkan, membentuk opini publik yang tidak menguntungkan bagi penyidik sehingga menimbulkan kesan penyidik tidak profesional. Kita akan buka nanti kalau terus-terus ribut nanti, bahwa kami didukung data yang autentik, berdasarkan digital forensik itu,” paparnya.

Pengakuan muncikari ES sebelumnya juga seolah menegaskan bahwa Vanessa cukup aktif dalam bisnis ini. Sebagai bukti, ES tidak mengenal Vanessa. Sebab, ada orang lain yang menghubungkan Vanessa dengannya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera beberapa waktu lalu juga mengatakan, status saksi Vanessa bisa naik menjadi tersangka, bilamana praktik prostitusi ini menjadi lahan pekerjaan utamanya.


Editor : Maria Christina