Aksi Bunuh Diri di Stasiun Dibatalkan karena Pelaku Takut dengan Api

Anton Suhartono ยท Senin, 14 Januari 2019 - 13:29 WIB
Aksi Bunuh Diri di Stasiun Dibatalkan karena Pelaku Takut dengan Api

Lokasi bunuh diri di stasiun bawah tanah Hong Kong (Foto: Felix Wong)

HONG KONG, iNews.id - Seorang pria pengangguran dijemput polisi di rumahnya di Cheung Sja Wan, Hong Kong, Minggu (13/1/2019) sekitar pukul 21.30 waktu setempat.

Rupanya dia sosok yang membuat heboh Hong Kong karena mencoba bunuh diri di stasiun bawah tanah dengan cara menyulutkan api pada Sabtu (12/1/2019) malam.

Menurut keterangan polisi, pria 59 tahun tersebut murni ingin bunuh diri, tak ada motif untuk melukai atau menyerang orang lain meskipun aksi itu dilakukan di tengah keramaian dan bisa berdampak ke orang lain.

Upaya bunuh diri terjadi di Stasiun Mong Kok dekat fasilitas vending machine tiket. Pelaku sempat menyalakan api ke bahan mudah terbakar yang dijadikan perantara, membuat penumpang dan penjaga toko di sekitar lokasi panik dan berlarian.

Pejabat kepolisian Distrik Mong Kok Chung Chi Ming mengatakan, pelaku memulai aksinya dengan membakar kertas dan bahan mudah terbakar lainnya terlebih dulu. Tapi saat api membesar, dia mengurungkan niat untuk menyulutkan ke tubuhnya karena takut.

"Beruntung apinya tidak menyambar dan melukai orang lain," kata Chung, dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Senin(14/1/2019).

Api menyala sekitar 30 detik membakar material untuk aksi bakar diri tersebut, meninggalkan bekas hitam di lantai stasiun berukuran 1x1 meter persegi. Insiden ini tak sampai mengganggu perjalanan kereta.

Sementara itu polisi masih memeriksa pelaku. Tak diketahui apa motifnya mengakhiri hidup. Namun dugaan sementara, ini terkait dengan kesehatan dan status pengangguran. Dia juga tinggal seorang diri.


Editor : Anton Suhartono