Annegret Kramp-Karrenbauer, Penerus Angela Merkel di Partai CDU

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 18:18 WIB
Annegret Kramp-Karrenbauer, Penerus Angela Merkel di Partai CDU

Annegret Kramp-Karrenbauer menggantikan Angela Merkel (kanan) sebagai ketua partai CDU. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id - Pada Kongres Nasional Partai CDU di Hamburg, Jumat (7/12/2018), Annegret Kramp-Karrenbauer, biasa dikenal dengan singkatan AKK, terpilih sebagai penerus Angela Merkel untuk memegang jabatan ketua umum partai.

AKK menggambarkan dirinya sebagai kandidat persatuan dan kontinuitas.

"Tidak ada serikat konservatif atau liberal," katanya, seperti dilaporkan Deutsche Welle, Sabtu (8/12/2018).

"Hanya ada satu CDU."

Dia meraih suara terbanyak mengalahkan dua kandidat ketua umum lain, yakni Friedrich Merz dan Jens Spahn. Di pemilihan putaran kedua, setelah Jens Spahn kalah di putaran pertama, AKK meraih 517 suara dan Merz 482 suara dari total 999 pemilih.

AKK, yang dua tahun lalu menjabat sebagai perdana menteri Negara Bagian Saarland, mulai populer pada Maret 2017, saat memimpin CDU ke kemenangan mengejutkan dalam pemilihan negara bagian dengan 40,7 persen suara.

Pada saat itu, kandidat kanselir dari Partai SPD, Martin Schulz, lebih populer dalam jajak pendapat publik.

Dalam waktu singkat, Kramp-Karrenbauer menjadi pemain politik nasional. Itu merupakan kesuksesan yang tidak diduga-duga bagi seorang politisi yang sudah lama dianggap hanya ditakdirkan untuk menjadi pemimpin regional.

Baca juga: Pidato Terakhir Angela Merkel sebagai Ketum Partai Berkuasa Jerman

Sementara itu, pada momen yang sama, Angela Merkel juga menyampaikan pidato terakhirnya sebagai Ketua Umum di hadapan 1001 anggota delegasi dalam Kongres Nasional CDU.

Setelah CDU mengalami kekalahan besar dalam dua pemilihan negara bagian, Angela Merkel akhirnya mengumumkan pengunduran diri secara bertahap dari panggung politik.

Dia berjanji tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai ketua partai, sebagai kanselir Jerman atau bahkan sebagai anggota dewan perwakilan rakyat, Bundestag. Merkel juga mengatakan dia tidak akan mengambil alih jabatan internasional.

Dia akan kembali menjadi rakyat biasa dan hidup sebagai pensiunan. Namun dia menegaskan, dia tetap akan menjalankan jabatannya sebagai Kanselir Jerman sampai masa legislatur ini berakhir.

Dalam pidato terakhirnya sebagai ketua Umum CDU di Hamburg, Merkel mengingatkan kepada para anggota delegasi salah satu tonggak utama partai: toleransi.

"CDU adalah partai yang menyatukan," tegasnya.

"Kini tibalah saatnya untuk membuka lembaran baru dalam sejarah partai."

Baca juga: Alasan Angela Merkel Tak Akan Maju Lagi sebagai Kanselir Jerman

Dia mengucapkan terima kasih kepada Partai CDU yang membuka peluang bagi dirinya memimpin Jerman.

Sejak pertama kali menjadi Kanselir, dia berjanji mengisi dan menjalankan jabatan itu dengan penuh penghormatan dan wibawa. Dan Merkel juga akan meninggalkan jabatan kanselir dengan penghormatan dan wibawa.

"(Masa-masa ini) adalah kebahagiaan bagi saya. Sebuah kehormatan bagi saya", kata Merkel menutup pidatonya.

Para anggota delegasi berdiri dan memberi sambutan tepuk tangan gemuruh sampai bermenit-menit. Merkel kembali ke kursinya di podium dan terlihat menahan air mata.


Editor : Nathania Riris Michico