AS Bakal Kirim 1.000 Pasukan ke Polandia, Rusia Kirim Peringatan ke NATO

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 15:49 WIB
AS Bakal Kirim 1.000 Pasukan ke Polandia, Rusia Kirim Peringatan ke NATO

Pasukan AS tiba di bandara di Swidwin, Polandia. (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id - Sejumlah pejabat tinggi Rusia angkat bicara terkait rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengirim 1.000 lebih pasukan ke Polandia. Mereka beramai-ramai memperingatkan NATO jika langkah AS itu dapat mengganggu stabilitas Eropa.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, Rusia memperhatikan dengan seksama rencana AS yang digariskan di Gedung Putih selama kunjungan Presiden Polandia Andrzej Duda pada Rabu (12/6/2019) kemarin.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, dikutip oleh kantor-kantor berita Rusia, mengatakan bahwa langkah AS mencerminkan niat agresif dan memiliki karakter destabilisasi dan eskalasi.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut rencana peningkatan tentara AS ke Polandia adalah pengkhianatan kesepakatan Rusia dengan NATO yang dicapai pada 1997, di mana aliansi Barat itu tidak akan secara permanen menempatkan pasukan signifikan di dalam wilayah anggota baru.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, arti penting marka NATO di Polandia akan meningkat; dan bahwa Rusia akan mempertimbangkan hal ini untuk merencanakan pertahanannya.

"Kami melihat tanda-tanda persiapan untuk penyebaran skala besar lebih lanjut," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dilaporkan Deutsche Welle, Jumat (14/6/2019).

"Tindakan seperti itu merusak salah satu dari beberapa dokumen yang tersisa yang dirancang untuk memastikan stabilitas militer di Eropa," lanjut pernyataan itu.

Seorang mantan komandan pasukah khusus Rusia dan kini menjadi anggota parlemen, Vladimir Shamanov, mengatakan khawatir bahwa pesawat tanpa awak AS, jika dikerahkan di Polandia, akan mampu membawa senjata nuklir.

"Dunia bergerak menuju momen berbahaya yang mirip dengan Krisis Rudal Kuba 1962," ujar Shamanov memperingatkan.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Presiden Polandia Andrzej Duda bahwa dia akan mengirim 1.000 tentara AS dari Jerman ke Polandia.

Deklarasi bersama AS-Polandia menyebut, pesawat tempur skuadron Angkatan Udara AS, MQ-9, juga akan dikerahkan ke Polandia.

Menanggapi janji Trump, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan langkah pengiriman pasukan itu menunjukkan komitmen kuat AS untuk keamanan Eropa dan kekuatan ikatan transatlantik.

AS saat ini memiliki sekitar 64.000 tentara yang ditempatkan di Eropa, sekitar 33.000 di antaranya berada di Jerman di bawah Status of Force Agreement (SOFA) NATO tahun 1951 dan diamandemen untuk menyatukan kembali Jerman pada 1993.


Editor : Nathania Riris Michico