AS Curiga Pasukan Rusia dan Suriah Gunakan Gas Klorin di Aleppo

Nathania Riris Michico ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:58 WIB
AS Curiga Pasukan Rusia dan Suriah Gunakan Gas Klorin di Aleppo

Seorang bocah menjadi korban zat kimia di Suriah. (Foto: Syrian American Medical Society)

WASHINGTON, iNews.id - Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) curiga pasukan pro-rezim Suriah menggunakan gas klorin mematikan terhadap warga sipil di Aleppo pada 24 November. AS mengklaim memiliki informasi yang menunjukkan personel Rusia dan Suriah diduga juga terlibat dalam insiden itu.

"Rezim Assad dan Rusia secara keliru menuduh oposisi dan kelompok ekstremis melakukan serangan klorin di barat laut Aleppo," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Robert Palladino, seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (8/12/2018).

Menurut Palladino, AS menolak keras narasi yang dibangun rezim Suriah dan Rusia atas apa yang terjadi di Aleppo pada November lalu.

Selain itu, AS memperingatkan Rusia agar tidak merusak lokasi dugaan serangan senjata kimia yang berada di Aleppo.

Pejabat militer Suriah dan Rusia belum mengomentari tuduhan terbaru AS ini.

Namun, sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan kelompok teroris menggunakan senjata kimia dalam serangan di Aleppo.

Presiden Rusia Vladimir Putin pernah mengomentari dugaan serangan senjata kimia di Aleppo beberapa waktu lalu.

"Itu adalah pelanggaran mencolok terhadap gencatan senjata," katanya.

Dia menambahkan, penggunaan zat beracun tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Menanggapi dugaan penggunaan senjata kimia, jet-jet tempur Rusia membidik target kelompok teroris yang diyakini berada di balik serangan gas klorin di Aleppo.


Editor : Nathania Riris Michico