AS Mundur, China Tetap Mendukung Kesepakatan Nuklir Iran

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 09 Mei 2018 - 16:52:00 WIB
AS Mundur, China Tetap Mendukung Kesepakatan Nuklir Iran
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - China menyayangkan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran 2015. Namun, China berjanji mengamankan kesepakatan tersebut.

"China menyerukan kepada semua pihak untuk mengambil sikap bertanggung jawab, untuk kepentingan jangka panjang dan umum, bertahan terhadap resolusi politik dan diplomatik dan menyelesaikan perselisihan dengan tepat, sehingga bisa kembali ke waktu awal, ke jalur yang benar untuk mengimplementasikan kesepakatan itu," kata juru bicara kementerian luar negeri China, Geng Shuang, seperti dilaporkan AFP, Rabu (9/5/2018).

Geng menyebut China akan mempertahankan kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Iran meski Trump memutuskan mundur dari kesepakatan dan menerapkan sanksi kembali.

"China akan terus menjunjung sikap yang tidak memihak, obyektif, dan bertanggung jawab, tetap berdialog dengan semua pihak dan terus mengabdikan diri untuk menjaga dan melaksanakan kesepakatan," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump memutuskan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dan menyebut kesepakatan itu sudah busuk dan memalukan baginya sebagai warga negara AS.

Trump juga menegaskan akan menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran, yang dibatalkan ketika kesepakatan itu ditandatangani pada 2015.

"Saya mengumumkan hari ini bahwa Amerika Serikat akan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran. Kami tidak dapat mencegah bom nuklir Iran di bawah struktur yang sudah rusak dan membusuk dari perjanjian ini," kata Trump.

Menanggapi hal itu, Presiden Hassan Rouhani menegaskan Iran akan tetap dalam kesepakatan dengan lima negara lain, yakni Rusia, China, Jerman, Prancis, dan Inggris. Rouhani juga akan memulai kembali pengayaan uranium di Iran.

Editor : Nathania Riris Michico