Aturan Baru, Jangan Sampai Tertinggal Pesawat di Bandara Singapura

Anton Suhartono · Rabu, 27 Desember 2017 - 10:20:00 WIB
Aturan Baru, Jangan Sampai Tertinggal Pesawat di Bandara Singapura
Bandara Changi akan menghentikan pengumuman final call mulai 1 Januari 2018 (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id – Para penumpang di Bandara Changi Singapura harus lebih teliti mengecek jam keberangkatan pesawat. Pasalnya, pihak bandara menghentikan pengumuman panggilan akhir boarding melalui pengeras suara mulai 1 Januari 2018.

Tidak hanya itu, maskapai juga akan menghentikan panggilan untuk penumpang yang belum masuk ke pesawat.

Hanya pengumuman tertentu saja yang akan diumumkan melalui pengeras suara, seperti kondisi darurat, kehilangan dan penemuan paspor dan anak, penundaan keberangkatan, serta perubahan pintu dan lajur keberangkatan.

Changi Airport Group (CAG) menjelaskan, salah satu tujuan pengurangan pengumuman melalui pengeras suara ini agar membuat suasana lebih tenang.

"Dengan bertambahnya jumlah penerbangan dan penumpang, mempertahankan pengumuman seperti ini berarti akan membuat terminal semakin bising dan lebih banyak interupsi dari waktu ke waktu. Kekhawatiran kami adalah mungkin penumpang tidak akan begitu memperhatikan pengumuman yang disampaikan," kata Juru Bicara CAG, Ivan Tan, dikutip dari The Straits Times, Rabu (27/12/2017). Saat ini, rata-rata ada satu pengumuman dalam lima menit di setiap terminal.

Dia menambahkan, di Bandara Changi telah dipasang lebih dari 600 jam analog dan digital yang bisa dipantau oleh para penumpang. Mereka bisa memperkirakan untuk bersiap-siap boarding atau menuju ke pintu keberangkatan.

Bandara lain di dunia juga sudah menerapkan aturan ini. Di Hong Kong, panggilan terakhir hanya diberlakukan untuk alasan khusus. Di Bandara Hamad Doha, Qatar, pengeras suara dimanfaatkan di antaranya untuk mengumumkan terkait keamanan dan adzan. Itu pun sudah di-setting otomatis menggunakan alat, bukan pengumuman langsung.

Bandara Brussels hanya memanfaatkan pengeras suara untuk pengumuman darurat.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda