Bahrain dan Kuwait Larang Warganya Kunjungi Irak

Nathania Riris Michico ยท Senin, 07 Oktober 2019 - 11:40 WIB
Bahrain dan Kuwait Larang Warganya Kunjungi Irak

Aksi protes di Irak berubah menjadi kerusuhan. (FOTO: AFP)

MANAMA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri Bahrain dan Kuwait melarang warganya berkunjung ke Irak. Larangan ini muncul setelah adanya aksi demonstrasi, yang berubah menjadi kerusuhan di Irak.

Dilaporkan Arab News, Senin (6/10/2019), Bahrain juga meminta warganya yang berada di Irak untuk menghindari kerusuhan dan segera meninggalkan negara itu karena masalah keamanan.

Peringatan serupa juga dikeluarkan juga oleh Kuwait. Kementerian Luar Negeri Kuwait mendesak warganya menghindari perjalanan ke Irak karena demonstrasi. Disebutkan, bagi mereka yang sudah ada di sana untuk pergi sesegera mungkin, dan menghindari daerah di mana protes terjadi.

Kementerian dalam negeri sebelumnya menyatakan, 104 orang tewas, termasuk delapan anggota pasukan keamanan, dan lebih dari 6.000 orang terluka di seluruh negera itu.

Sementara itu, Moqtada Al Sadr, seorang ulama dan pemimpin politik populis yang memiliki banyak pengikut di Irak, menyerukan agar pemerintahan Perdana Menteri Adil Abdel-Mahdi mengundurkan diri.

Dia mengatakan, pemilihan umum baru harus segera diadakan.

Editor : Nathania Riris Michico