Bandara Abha Diserang Lagi, Saudi Berhasil Cegat 5 Drone Pemberontak Houthi

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 09:29 WIB
Bandara Abha Diserang Lagi, Saudi Berhasil Cegat 5 Drone Pemberontak Houthi

kerusakan di Bandara Abha, sehari setelah serangan pemberontak Yaman melukai setidaknya 26 warga sipil. (FOTO: AFP)

RIYADH, iNews.id - Pasukan Arab Saudi berhasil mencegat lima pesawat tak berawak atau drone pasukan Houthi Yaman yang menargetkan bandara, Jumat (14/6/2019). Ini menjadi serangan udara kedua dalam dua hari terakhir.

"Drone itu menargetkan bandara Abha, tempat rudal pemberontak pada Rabu menyebabkan 26 warga sipil terluka, dan kota terdekat Khamis Mushait, yang menampung pangkalan udara utama," bunyi pernyataan koalisi militer pimpinan-Saudi, yang dirilis oleh media pemerintah, seperti dilaporkan AFP, Jumat (14/6/2019).

BACA JUGA: Rudal Pemberontak Houthi dari Yaman Hantam Bandara di Saudi, 26 Orang Luka

"Angkatan udara kerajaan Saudi dan angkatan udara berhasil mencegat dan menghancurkan lima pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh milisi Houthi menuju bandara internasional Abha dan Khamis Mushait," lanjut pernyataan itu.

Kendati demikian, bandara tetap beroperasi secara normal.

TV Al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan sebelumnya bahwa pemberontak yang berpihak pada Iran telah melakukan serangan pesawat tak berawak ke Bandara Abha.

BACA JUGA: Bandara Saudi Diserang Rudal Pemberontak Houthi, Pasukan Koalisi Siap Membalas

Para pemberontak, yang menghadapi pengeboman dari koalisi sejak Maret 2015, meningkatkan serangan rudal dan drone yang melintasi perbatasan dalam beberapa pekan terakhir.

Serangan rudal pada Rabu (12/6) menghantam bandara sipil di pegunungan Abha. Abha merupakan kota resort pegunungan yang kerap dikunjungi wisatawan dalam negeri maupun asing pada musim panas.

BACA JUGA: Saudi Tuding Iran Perintahkan Serangan Rudal ke Bandara Abha

Juru bicara pasukan koalisi untuk perang Yaman, Turki Al Malki mengatakan, serangan di Abha melukai 26 orang, delapan di antaranya harus menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit.


Editor : Nathania Riris Michico