Bangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Relawan MER-C Tak Bisa Nyoblos

Anton Suhartono, Antara ยท Rabu, 17 April 2019 - 18:42 WIB
Bangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Relawan MER-C Tak Bisa Nyoblos

RS Indonesia di Gaza dalam pembangunan tahap kedua (Foto: YouTube/Abdilah Onim)

JAKARTA, iNews.id - Relawan dari organisasi kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia, yang saat ini sedang bekerja membangun Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina dan Myanmar, tidak bisa mengikuti Pemilu 2019.

Ada 32 relawan MER-C di Gaza, Palestina, tak bisa mencoblos karena tak memiliki akses. Hal ini juga dialami relawan MER-C di Myanmar.

"Yang di Jalur Gaza tentu sama-sama kita pahami tidak ada akses untuk bisa mencoblos, pun yang di Myanmar, akibat konflik juga tidak mudah untuk mobilitasnya," kata Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad, Rabu (17/4/2019).

Menurut dia, 32 relawan di Gaza saat ini sedang membangun Rumah Sakit Indonesia (RSI) tahap kedua, yakni lantai 3 dan 4.

Sementara itu WNI yang sudah lama menetap di Gaza, Abdillah Onim, bisa menyalurkan hak suaranya melalui KBRI Amman, Yordania.

Baca Juga: WNI di Jalur Gaza pun Ikut Nyoblos, Ini Harapannya

Relawan kemanusiaan yang sudah 11 tahun tinggal di Gaza itu mencoblos melalui pos pada awal pekan ini.

Sedangkan di Myanmar, ada empat relawan MER-C yang bekerja untuk pembangunan Rumah Sakit Persahabatan Indonesia-Myanmar, dikerjakan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), atas dukungan pemerintah RI.

Menurut Sarbini, relawan di Myanmar semestinya bisa ikut menggunakan hak pilih di KBRI di Yangon. Tapi, jika mereka keluar dari Negara Bagian Rakhine, tempat bermukimnya etnis Rohingya, untuk ke Yangon, maka akan sulit untuk masuk kembali.

Rumah Sakit Indonesia (RSI) dibangun di lahan seluas lebih dari 7.000 meter persegi di Myaung Bwe Village, Mrauk U Township.

Dengan kondisi tersebut, kata Sarbini, relawan MER-C yang berada di Gaza dan Myanmar menitipkan doa agar pemilu di Tanah Air berjalan baik dan lancar.

"Mereka berdoa agar pemilu berjalan baik dan lancar, serta melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang amanah untuk seluruh rakyat Indonesia," katanya.


Editor : Anton Suhartono