Banjir Terjang Iran Tewaskan 3 Orang, Garda Revolusi Dikerahkan Bagikan Paket Makanan

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 19:18 WIB
Banjir Terjang Iran Tewaskan 3 Orang, Garda Revolusi Dikerahkan Bagikan Paket Makanan

Sebuah gambar yang diambil pada 13 Januari 2020 menunjukkan banjir di wilayah Sistan-Baluchistan Iran dengan air hujan yang menutupi desa Dashtiari. (FOTO: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Banjir melanda bagian selatan Iran. Banjir menewaskan sedikitnya tiga orang dan menyebabkan ratusan desa terdampak, setelah berhari-hari hujan lebat.

"Sejauh ini tiga orang dikonfirmasi tewas dan satu dilaporkan hilang," demikian laporan Press TV, layanan berbahasa Inggris dari televisi pemerintah, Selasa (14/1/2020).

Tim penyelamat menggunakan perahu dan helikopter untuk memberikan bantuan setelah banjir memutus akses jalan ke daerah perkotaan di Provinsi Hormozgan, Kerman, dan Sistan-Baluchistan, menurut kantor berita negara IRNA.

Tim sejauh ini belum bisa mencapai Kota Qasr-e Qand dan 40 desa di sekitarnya di Sistan-Baluchistan, menurut gubernur Rahimbaksh Pakandish.

Sebanyak 500 desa terkena dampak dan ribuan rumah hancur atau rusak di provinsi tenggara. Sebanyak 285 keluarga diberi perlindungan darurat di dalam tenda Bulan Sabit Merah.

"Lebih dari 20.000 orang di desa-desa di Provinsi Sistan-Baluchistan kehilangan rumah mereka karena banjir atau dikelilingi oleh air," kata Wakil Menteri Kesehatan Alireza Raisi.

Garda Revolusi Iran membagikan 1.000 paket makanan kepada mereka yang terkena dampak.

Di Provinsi Kerman, jalan terputus dan 40 desa menderita kerusakan, sementara di Provinsi Hormozgan sebanyak 61 orang diselamatkan.

"Jumlah hujan yang turun di Provinsi Hormozgan barat daya sejak Jumat belum pernah terjadi sebelumnya," laporan kantor berita semi-resmi ISNA.

Banjir saat ini mengepung lebih dari 50 desa di Provinsi Teluk.

"Banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya melanda provinsi Sistan dan Baluchistan Iran, dengan dampak manusia dan material yang signifikan," ujar Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.

Bencana banjir ini merupakan yang terburuk di Iran karena setidaknya 70 orang tewas di 20 provinsi pada April.


Editor : Nathania Riris Michico