Bikin Skandal, PM Belanda dan Seluruh Jajaran Kabinet Mundur

Djairan ยท Jumat, 15 Januari 2021 - 23:46:00 WIB
Bikin Skandal, PM Belanda dan Seluruh Jajaran Kabinet Mundur
Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte. (Foto: AFP)

DEN HAAG, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Belanda, Mark Rutte dan jajaran kabinetnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pemerintahan. Keputusan tersebut diambil terkait skandal pembayaran tunjangan anak.

Dikutip dari CBS, Jumat (15/1/2021), pengunduran diri tersebut diumumkan Rutte lewat pidato yang disiarkan secara nasional. Dia mengaku telah memberi tahu keputusan tersebut kepada Raja Willem-Alexander.

"Kami semua sepakat apabila seluruh sistem gagal, kami semua yang harus bertanggung jawab, dan itu mengarah pada kesimpulan bahwa saya telah menawarkan kepada raja soal pengunduran diri seluruh jajaran kabinet," kata Rutte.

Rutte menyatakan dia dan para pembantunya siap mengambil tanggung jawab atas temuan ribuan nama orang tua yang secara keliru dianggap penipu. Pemerintah meminta mereka untuk mengembalikan puluhan ribu euro tanpa diberikan hak untuk membela.

Roger Derikx (46), salah satu warga Belanda dengan dua anak mengajukan gugatan atas perlakuan pemerintah tersebut. Pria yang bekerja sebagai koki itu diminta mengembalikan dana 60.000 euro atau sekitar Rp1 miliar.

"Ini menjadi salah satu alasan saya bercerai. Kantor pajak sangat berkuasa. Tanpa hakim, mereka bisa membuat Anda bangkrut," katanya kepada DW.

Keputusan Rutte untuk mundur dinilai simbolik semata. Dia dan jajarannya tetap memerintah secara interim hingga koalisi baru terbentuk usai pemilu yang akan digelar 17 Maret.

Pengunduran diri tersebut mengakhiri satu dekade masa jabatan Rutte sebagai PM meski partainya diperkirakan kembali memenangkan pemilu. Jika benar menang, maka Rutte memiliki posisi tawar tinggi untuk membentuk koalisi baru dengan dirinya kemungkinan besar kembali menjabat PM.

Editor : Rahmat Fiansyah