Bocah 10 Tahun Disambar Buaya dari Perahu lalu Diterkam hingga Tewas

Anton Suhartono ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 16:55 WIB
Bocah 10 Tahun Disambar Buaya dari Perahu lalu Diterkam hingga Tewas

(Ilustrasi, Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Bocah laki-laki berusia 10 tahun di Filipina tewas setelah disambar dari perahunya lalu diterkam buaya, Minggu (11/8/2019).

Saat itu, korban sedang naik perahu bersama dua kakaknya di sungai dekat Kota Balabac, daerah yang dikenal dengan tingginya tingkat konfrontasi antara satwa liar dan manusia.

Dua saksi lalu melaporkan peristiwa itu ke orangtua dan dilanjutkan ke kepolisian. Pencarian sepanjang malam tidak membuahkan hasil.

Keesokan pagi, orangtua mendapat laporan dari nelayan setempat yang menemukan mayat anak kecil di hutan bakau dalam kondisi tubuh terpotong dua.

Perkembangan jumlah penduduk di Pulau Palawan, Balabac, mengganggu habitat satwa. Penduduk membuka lahan baru sebagai tempat tinggal termasuk di pinggir sungai.

Di daerah itu warga dan buaya harus berbagi ruang yang sama, menyebabkan banyaknya korban.

"Sejak 2015, kami tidak pernah mengalami satu tahun pun serangan buaya," kata juru bicara dewan pemerintah Babalac, Jovic Pabello, dikutip dari AFP, Rabu (14/8/2019).

Buaya muara dan air asin merupakan salah satu reptil terbesar di dunia. Hewan ini bisa tumbuh hingga 6 meter dengan berat mencapai 1 ton.

Pada Februari lalu, seekor buaya menerkam remaja 12 yang sedang berenang di sungai Balabac. Beruntung baginya yang masih bisa melarikan diri ketika saudara-saudara korban membantu dengan memukuli kepala reptil itu menggunakan dayung.

Di bulan yang sama, seorang tewas diterkam buaya air asin. Tiga bulan sebelumnya, keponakan perempuan korban berusia 12 tahun diseret buaya dan tidak pernah ditemukan.


Editor : Anton Suhartono