Brexit: 7 Hal Penting soal Ketidakjelasan Nasib Inggris Keluar dari Uni Eropa

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 04 September 2019 - 07:58 WIB
Brexit: 7 Hal Penting soal Ketidakjelasan Nasib Inggris Keluar dari Uni Eropa

Ilustrasi bendera Inggris dan Uni Eropa. (FOTO: AFP/File/Daniel LEAL-OLIVAS)

LONDON, iNews.id - Inggris hanya memiliki waktu kurang dari dua bulan sebelum dijadwalkan keluar dari organisasi kerja sama Uni Eropa (Brexit) pada 31 Oktober, namun jalan menuju ke pintu keluar tersebut penuh rintangan.

Selasa (3/9/2019) merupakan hari pertama masa sidang Parlemen Inggris setelah reses musim panas, tetapi masa sidang yang tersisa sangat terbatas karena Perdana Menteri Boris Johnson memutuskan membekukan parlemen mulai 9 September hingga 14 Oktober.

Apa saja yang kemungkinan bisa terjadi? Berikut tujuh hal penting terakit nasib Inggris keluar dari Eropa, menurut BBC, Rabu (4/9/2019).

1. Brexit tanpa kesepakatan pada 31 Oktober

Inggris ditetapkan akan secara resmi menarik diri dari organisasi kerja sama Uni Eropa, atau proses yang disebut Brexit, pada 31 Oktober.

Brexit seharusnya disertai dengan kesepakatan dengan Uni Eropa untuk mengatur hubungan dalam berbagai bidang antara Inggris dengan organisasi negara-negara Eropa.

Kendati Perdana Menteri Boris Johnson menyatakan menghendaki kesepakatan baru dengan Uni Eropa sehubungan dengan syarat-syarat Brexit, dia berjanji Brexit akan benar-benar terjadi pada 31 Oktober, sekalipun tidak disertai dengan kesepakatan.

Jika Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, maka Inggris akan serta merta keluar dari kerangka kerja sama bea cukai bersama dan pasar tunggal. Pengaturan itu dimaksudkan untuk memudahkan perdagangan.

Brexit tanpa kesepakatan, menurut banyak politikus dan pengusaha, akan merusak perekonomian. Sebagian pihak lain berpendapat risiko Brexit tanpa kesepakatan terlalu dilebih-lebihkan.

Editor : Nathania Riris Michico

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Tampilkan Semua