Buat Laporan Palsu Diperkosa, TKI Ini Ternyata 'Main Belakang' dengan Majikan

Anton Suhartono ยท Kamis, 16 Mei 2019 - 14:47 WIB
Buat Laporan Palsu Diperkosa, TKI Ini Ternyata 'Main Belakang' dengan Majikan

(Ilustrasi, Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) memiliki hubungan terlarang dengan majikannya. Sebelumnya dia membuat laporan palsu dengan mengaku diperkosa oleh majikan.

Dalam persidangan, Rabu (15/5/2019), terungkap, perempuan berinisial S itu membuat tuduhan palsu menjadi korban pemerkosaan dengan hrapan dia bisa pulang ke Indonesia. Pasalnya, S dilarang pulang oleh majikan perempuan.

Perempuan 29 tahun itu divonis hukuman penjara 14 hari setelah mengakui telah memberikan informasi palsu kepada seorang petugas kepolisian dari unit Kejahatan Seksual Serius dari Departemen Penyelidikan Kriminal (DPP), sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Kamis (16/5/2019).

Wakil Jaksa Penuntut Umum (DPP) Gregory Gan mengatakan, pada 7 Februari 2019 istri pelaku mengantarkan S ke polisi untuk membuat laporan mengenai kekerasan seksual. Dalam pemeriksaan itu S mengaku diperkosa pada 15 Januari 2019.

Sekitar 45 menit setelah pemeriksaan, lanjut Gregory, polisi menangkap majikan pria.

Pemerkisaan polisi tak sampai di situ. Setelah memintai keterangan, polisi mengecek telepon genggam S dan mendapati kejanggalan. Di salah satu pesan singkat di Facebook, S ternyata pernah berkomunikasi dengan majikan pria.

Isi pesan di antaranya S mengungkapkan rindu dengan sang majikan serta menegaskan mereka sedang menjalin hubungan kekasih.

Polisi lalu meminta keterangan S soal isi pesan itu dan di hari yang sama kejadian yang sebenarnya terungkap. Majikan pria pun langsung dibebaskan, sementara S diproses lebih lanjut.

S mengakui kesalahan dan menyesalinya dan menerima hukuman 14 hari.


Editor : Anton Suhartono