Covid-19 Telah Menginfeksi Lebih dari 30 Juta Orang di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Arif Budiwinarto ยท Jumat, 18 September 2020 - 15:53 WIB
Covid-19 Telah Menginfeksi Lebih dari 30 Juta Orang di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Ilustrasi Covid-19. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia, demikian data yang dirilis John Hopkins University pada Jumat (18/9/2020) siang WIB. Amerika Serikat masih berada di urutan teratas negara paling terdampak Covid-19.

Dilansir dari AFP, jumlah kematian akibat Covid-19 tercatat 943.203 dengan angka pasien yang sembuh melebihi 20,39 juta. Sejak di tetapkan sebagai pandemi oleh WHO pada Januari lalu, Covid-19 telah menyebar ke sedikitnya 188 negara di lima benua. Hanya antartika, satu-satunya benua yang tidak ada kasus Covid-19.

Amerika Serikat menjadi negara dengan jumlah kasus infeksi tertinggi di dunia yakni lebih dari 6,6 juta sedangkan angka kematiannya melewati 197.500.

India menyusul Amerika di nomor dua, di negara itu terdapat 5,11 juta kasus positif Covid-19. Dalam sepekan terakhir, India mencatat penambahan kasus baru rata-rata lebih dari 80.000 per hari.

Brasil menjadi negara ketiga di dunia dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak yakni 4,41 juta. Rusia, Peru, dan Kolombia masing-masing berada di urutan empat, lima dan enam.

Sementara China yang merupakan negara pertama virus tersebut muncul mulai menunjukkan penurunan penambahan kasus baru setelah mengalami hantaman gelombang kedua Covid-19. Di Negeri Tirai Bambu tercatat 90.262 kasus infeksi Covid-19, termasuk 4.736 kematian dan 85.174 pasien sembuh.

Bagaimana dengan Indonesia? Indonesia menjadi negara terparah terdampak Covid-19 di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Kementerian Kesehatan terdapat penambahan 3.891 kasus baru di hari Jumat (18/9/2020) ini.

Sehingga jumlah kasus infeksi Covid-19 di Indonesia menjadi 236.519 orang. Di hari yang sama, jumlah pasien yang sembuh mencatatkan rekor yakni 4.088 menjadi 170.774 orang sembuh.

Editor : Arif Budiwinarto