Cukup Dilatih 7 Hari, Anjing Bisa Deteksi Orang dengan Covid-19

Anton Suhartono ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 14:49 WIB
Cukup Dilatih 7 Hari, Anjing Bisa Deteksi Orang dengan Covid-19

Anjing cukup dilatih 7 hari untuk bisa mengidentifikasi orang dengan Covid-19 (Foto: AFP)

BERLIN, iNews.id - Hasil studi terbaru menunjukkan anjing dapat mengetahui seseorang yang terinfeksi virus corona melalui penciuman. Namun anjing tersebut harus dilatih terlebih agar mampu mengidentifikasi orang dengan Covid-19.

Penelitian yang dilakukan bersama antara angkatan bersenjata Jerman, Sekolah Kedokteran Hannover, dan Pusat Medis Universitas Hamburg-Eppendorf, mengungkap, hanya butuh waktu beberapa hari untuk melatih anjing.

Hewan yang memiliki indera penciuman 1.000 kali lebih sensitif dari manusia itu nantinya bisa ditempatkan di bandara, perbatasan antarnegara, serta tempat keramain.

Delapan anjing milik angkatan bersenjata Jerman dilatih hanya dalam waktu 7 hari untuk bisa mengidentifikasi virus secara akurat dengan tingkat keberhasilan 94 persen.

Para peneliti menantang anjing untuk mengendus virus corona dalam air liur milik lebih dari 1.000 orang sehat dan terinfeksi.

"Kami kira ini berhasil karena proses metabolisme di tubuh orang sakit benar-benar berubah. Anjing-anjing itu dapat mendeteksi bau tertentu," kata profesor yang terlibat penelitian, Maren von Koeckritz-Blickwede, dalam keterangannya di video, Sabtu (25/7/2020).

Menurut Koeckritz-Blickwede, langkah selanjutnya adalah melatih anjing untuk membedakan penderita Covid-19 dengan influenza.

Pemanfaatan anjing untuk mengidentifikasi penderita Covid-19 juga dilakukan di Inggris, Amerika Serikat, dan Prancis. Pemerintah Inggris menggelontorkan dana 500.000 poundsterling atau sekitar Rp9 miliar untuk penelitian yang melibatkan London School of Hygiene and Tropical Medicine, Universitas Durham, dan Medical Detection Dogs.

Para ahli yakin akan kemampuan anjing dalam mendeteksi orang dengan Covid-19 karena hewan ini bisa mengetahui manusia penderita kanker. Seekor anjing bisa memeriksa hingga 250 orang dalam 1 jam dan akan ditempatkan di ruang publik termasuk bandara.

Para peneliti di AS dan Prancis juga melatih anjing untuk mendeteksi penderita Covid-19.

Medical Detection Dogs menyatakan, selain kanker, anjing yang dilatihnya berhasil mendeteksi penderita parkinson dan malaria.

Editor : Anton Suhartono