Diplomat AS Dibui 40 Bulan karena Bohong soal Dokumen yang Dibocorkan ke China

Anton Suhartono ยท Rabu, 10 Juli 2019 - 10:14 WIB
Diplomat AS Dibui 40 Bulan karena Bohong soal Dokumen yang Dibocorkan ke China

Candace Marie Claiborne (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Seorang diplomat Amerika Serikat divonis hukuman penjara 40 bulan, Selasa (9/7/2019), terkait kasus keterangan palsu.

Dia berbohong kepada penyelidik tentang uang yang diterima dari agen intelijen China untuk ditukar dengan dokumen rahasia.

Departemen Kehakiman AS menyatakan, perempuan bernama Candace Marie Claiborne (63) itu mengaku bersalah atas persekongkolan mengelabui penegak hukum AS dalam kasus penting terkait akses ke rahasia intelijen.

Claiborne juga dikenakan denda 40.000 dolar AS atau sekitar Rp.

Dia merupakan ahli manajemen yang bertugas di kantor Departemen Luar Negeri AS di Beijing dan Shanghai. Tugasnya dimulai pada 2007.

Disebutkan, dia berinteraksi dengan dua pria yang menurut Departemen Kehakiman AS mereka merupakan agen dari Kementerian Pertahanan China.

Mereka memberi Claiborne uang puluhan ribu dolar AS dalam bentuk tunai dan hadiah sebagai imbalan atas dokumen dan informasi tentang kegiatan Deplu AS.

Claiborne ditangkap 2 tahun lalu setelah petugas menyelidiki. Namun dia tidak didakwa dengan tuduhan spionase.

Dalam sidang pada April 2019, Claiborne mengaku bersalah telah berbohong kepada penyelidik dan sebagai pejabat pemerintah yang memiliki akses ke informasi berisiko keamanan tinggi, dia melukan hubungan dengan agen asing.


Editor : Anton Suhartono