Ditangkap karena Korupsi, Eks Presiden Peru Tembak Dirinya Sendiri

Nathania Riris Michico ยท Rabu, 17 April 2019 - 20:46 WIB
Ditangkap karena Korupsi, Eks Presiden Peru Tembak Dirinya Sendiri

Mantan presiden Peru, Alan Garcia. (FOTO: LUKA GONZALES / AFP)

LIMA, iNews.id - Mantan presiden Peru, Alan Garcia, menembak dirinya sendiri saat akan ditangkap oleh polisi. Dia menembak kepalanya di rumah pada Rabu (17/4/2019), ketika polisi akan menangkapnya terkait kasus korupsi.

Garcia, yang berusia 69 tahun, kini sedang menjalani operasi untuk luka tembak di kepalanya. Dia dioperasi di Rumah Sakit Darurat Casimiro Ulloa di Lima.

"Pagi ini ada kecelakaan yang patut disesalkan: presiden mengambil keputusan untuk menembak dirinya sendiri," kata Erasmo Reyna, pengacara Garcia, kepada wartawan di luar rumah sakit, seperti dilaporkan AFP.

Pengadilan Peru sebelumnya memerintahkan penangkapan terhadap mantan presiden Pedro Pablo Kuczynski atas permintaan jaksa penuntut yang menyelidiki skandal korupsi raksasa Odebrecht, yang memaksanya lengser setahun lalu.

Otoritas kehakiman menyatakan bahwa mantan presiden berumur 80 tahun itu akan ditahan untuk sementara selama 10 hari "atas dugaan kejahatan pencucian uang dalam kasus Odebrecht."

Mahkamah Agung bagian kejahatan terorganisir juga memberikan wewenang kepada jaksa untuk melakukan penggeledahan selama 48 jam di kediaman Kuczynski untuk menemukan dokumen-dokumen terkait kasus ini.

Polisi pun langsung menangkap mantan bankir Wall Street itu di rumahnya di kawasan elit San Isidro di pinggiran Lima, ibu kota Peru pada Rabu (10/4) waktu setempat. Setelah pemeriksaan medis, polisi membawanya ke markas kepolisian di pusat kota Lima, di mana dia akan dibui selama masa penahanan.

Kuczynski, yang populer dikenal sebagai PPK, menjadi presiden Peru pertama yang mundur atas skandal korupsi yang melibatkan raksasa konstruksi Brasil, Odebrecht. Dia mundur pada Maret 2018.

Kongres Peru pertama kali memulai proses pemakzulan terhadapnya tahun lalu setelah dokumen menunjukkan perusahaan konsultan swasta Kuczynski menerima bayaran 782 ribu dolar AS dari Odebrecht lebih dari satu dekade lalu. Beberapa pembayaran tersebut dilakukan pada tahun-tahun ia menjabat sebagai menteri kabinet.

Kasus ini menyeret empat presiden Peru lain, termasuk para pendahulu Kuczynski: Ollanta Humala, Alan Garcia dan Alejandro Toledo, yang menghadapi ekstradisi dari Amerika Serikat setelah didakwa menerima suap US$ 20 juta dari Odebrecht.

 


Editor : Nathania Riris Michico