Facebook Klaim Langsung Hapus Video Penembakan Masjid di Selandia Baru

Anton Suhartono ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 20:30 WIB
Facebook Klaim Langsung Hapus Video Penembakan Masjid di Selandia Baru

Cuplikan aksi Brentoin Tarrant menembaki jamaah masjid (Foto: Live4/Facebook)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Facebook mengklaim langsung menghapus video livestreaming penembakan di dua masjid Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

Seperti diketahui, pelaku, Brenton Tarrant, menyiarkan langsung aksi brutalnya menembaki jamaah Salat Jumat melalui kamera yang tampaknya direkatkan ke tubuhnya. Tak hanya itu, sebelum penembakan, dia juga merilis manifesto yang menjadi alasan membantai muslim melalui akun Twitter yang juga sudah dihapus.

"Polisi memberi tahu kami sebuah video di Faceook tak lama setelah livestreaming dimulai dan kami dengan cepat menghapus akun Facebook dan Instragram pelaku serta videonya," bunyi pernyataan Facebook, seperti dilaporkan AFP.

"Kami juga menghapus segala pujian atau dukungan untuk kejahatan dan pelaku atau peristiwa penembakan begitu kami ketahui."

Video live menunjukkan seorang pria Kaukasia dengan rambut pendek mengemudi kendaraan ke Masjid An Nur di pusat kota Christchurch.

Dia memasuki gedung dan menembak berulang kali jamaah. Dia bergerak dari ruang ke ruang sambil melepaskan tembakan.

Melalui penelusuran digital, AFP memastikan video itu asli, yakni mencakup kecocokan cuplikan gambar masjid pada video dengan gambar-gambar yang tersedia secara online.


Editor : Anton Suhartono