Filipina Larang Ojek Online Sepeda Motor mulai Pekan Depan

Anton Suhartono ยท Senin, 20 Januari 2020 - 11:50 WIB
Filipina Larang Ojek Online Sepeda Motor mulai Pekan Depan

Ribuan driver ojek online Angkas berunjuk rasa di Filipina pada Desember 2019 (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Saat pemerintahan di banyak negara Asia Tenggara memberi izin bagi ojek online, Filipina malah sebaliknya.

Mulai pekan depan, ojek online dianggap ilegal dan akan ditindak dengan cara penyitaan sepeda motor jika tetap beroperasi.

Anggota dewan Regulasi dan Waralaba Transportasi Darat Antonio Gardiola Jr mengatakan, aturan ini dibuat untuk memangkas angka kecelakaan lalu lintas pengguna sepeda motor.

Dalam wawancara dengan wartawan di Senat, Gardiola mengatakan komisinya merekomendasikan penghentian studi percontohan yang bertujuan menilai keamanan sepeda motor sebagai alat transportasi umum. Alasannya ada permainan oleh salah satu operator.

“Kami tidak dapat mengumpulkan data karena tindakan yang dilakukan salah satu pemain sehingga lebih baik menghentikannya,” kata Gardiola, dikutip dari Philippine Daily Inquirer, Senin (20/1/2020).

Pria yang mengepalai kelompok kerja studi percontohan ini memutuskan pelarangan ojek di seluruh Filipina.

"Jadi mungkin sepekan dari sekarang, kami akan mulai penegakan hukum," katanya.

Studi percontohan untuk menilai keamanan ojek online sudah dilaksanakan sejak Desember 2019. Saat itu pemerintah mengeluarkan arahan kepada operator untuk memangkas 17.000 driver selama masa uji coba.

Keputusan itu disambut dengan unjuk rasa pengemudi ojek online Angkas di jalan-jalan Kota Manila.


Editor : Anton Suhartono