Harry-Meghan Mundur dari Kerajaan Inggris, Kanada Bahas Biaya Pengamanan Rp17 M per Tahun

Anton Suhartono ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 13:46 WIB
Harry-Meghan Mundur dari Kerajaan Inggris, Kanada Bahas Biaya Pengamanan Rp17 M per Tahun

Justin Trudeau (Foto: AFP)

MONTREAL, iNews.id - Pemerintah Kanada belum memutuskan apakah akan menanggung biaya keamanan terkait keputusan Pangeran Harry dan Meghan yang akan tinggal di negaranya.

Ratu Elizabeth II sudah menyetujui keputusan cucunya, Harry, untuk keluar sebagai anggota senior kerajaan dan hidup sebagai rakyat biasa. Dia dan Meghan tak akan menggunakan fasilitas kerajaan dan memulai kehidupan sendiri.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan pemerintah masih mendiskusikan hal ini.

Baca Juga: Pangeran Harry-Meghan Markle Tegaskan Tak Akan Biarkan Media Inggris Hancurkan Hidup Mereka

"Saya kira ini bagian dari refleksi yang perlu diperhatikan, diskusi sedang berlangsung," kata Trudeau, dalam wawancara dengan stasiun televisi Global Canada, seperti dilaporkan kembali AFP, Selasa (14/1/2020).

Dia mengatakan, keputusan soal pengamanan Harry dan Meghan masih menunggu kepastian dari pasangan tersebut.

"Kami tidak sepenuhnya yakin dengan keputusan akhir yang akan diambil, itu adalah keputusan untuk mereka," katanya, menambahkan.

Lebih lanjut Trudeau mengungkapkan, Kanada siap menerima pasangan itu di negaranya, namun diakui perlu banyak diskusi yang harus dilakukan.

Baca Juga: Pangeran Harry-Meghan 'Keluar' dari Kerajaan Inggris: Dapatkah Bertahan Tanpa Bantuan Finansial Istana?

Sementara itu Menteri Keuangan Kanada Bill Morneau mengaku belum membicarakan soal anggaran pengamanan Harry-Meghan.

"Kami belum meluangkan waktu membahas masalah ini," tuturnya.

Media Inggris melaporkan, Kanada akan menyumbang 650.000 dolar AS atau sekitar Rp8,75 miliar per tahun untuk pengamanan keluarga Harry-Meghan. Sementara itu media Kanada memperkirakan biaya pengamanan Harry, Meghan, dan anak mereka Archie menelan biaya 1,3 juta dolar AS atau sekitar Rp17,5 miliar per tahun.


Editor : Anton Suhartono