Heboh Google Translate Salah Terjemahkan Kata 'Sad' soal Hong Kong Bagian China

Anton Suhartono ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 19:05 WIB
Heboh Google Translate Salah Terjemahkan Kata 'Sad' soal Hong Kong Bagian China

Hasil penerjemahan Google Transate salah menerjemahkan kata sad dalam bahasa China (Foto: Twitter)

HONG KONG, iNews.id - Jagad maya Hong Kong ramai membahas keanehan pada perangkat lunak penerjemahan Google. Hal ini pun dikait-kaitkan dengan demonstrasi besar-besaran menentang rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi.

Kalangan anti-RUU tak rela warga Hong Kong dihukum di China daratan jika RUU ini disahkan parlemen. Namun buntut dari demonstrasi, parlemen Hong Kong menunda pembahasannya.

Pengguna Google mendapati jika mereka memasukkan kalimat 'Saya sedih melihat Hong Kong menjadi bagian dari China', maka hasil terjemahan dalam bahasa China mengubah kata 'sedih' menjadi 'bahagia'.

"Ya Tuhan, saya tidak bisa percaya dengan mata sendiri," kata seorang pengguna Facebook, mengomentari unggahan foto viral itu.

"Aplikasi ini sengaja menerjemahkan kesalahan bahasa Inggris menjadi 'sangat senang/puas' alih-alih 'sangat sedih'. Saya harap Google memperbaiki ini," kata seorang mahasiswa, Rachel Wong, di Twitter.

Pencarian melibatkan beberapa negara atau teritori lain juga menunjukkan kesalahan terjemahan pada kata sad dan happy.

Namun kondisi ini tidak berlangsung lama, sekitar 1 jam kemudian, hasil terjemahan sudah benar.

Sementara itu juru bicara Google menyebut tak ada motif apa pun di balik kesalahan ini. Diakuinya, Google merupakan mesin yang bekerja menggunakan kombinasi kompleks sehingga kesalahan bisa saja terjadi.

"Google Translate merupakan penerjemah otomatis, (bekerja) menggunakan pola dari jutaan terjemahan untuk membantu menghasilkan hasil penerjemahan yang terbaik untuk Anda," kata juru bicara Google, kepada AFP.

"Sistem otomatis ini terkadang bisa membuat kesalahan yang tidak disengaja, seperti menerjemahkan negatif ke positif."


Editor : Anton Suhartono