Heboh Pejabat Partai Komunis China Korupsi, Harta Kekayaannya Kalahkan Jack Ma

Anton Suhartono ยท Sabtu, 05 Oktober 2019 - 17:19 WIB
Heboh Pejabat Partai Komunis China Korupsi, Harta Kekayaannya Kalahkan Jack Ma

Emas batangan yang ditemukan di rumah Zhang Qi (Screengrab: YouTube)

BEIJING, iNews.id - Otoritas China mengungkap kasus megakorupsi melibatkan pejabat Partai Komunis di daerah pada awal bulan ini. Zhang Qi, pejabat di Kota Haikou ditangkap setelah di rumahnya ditemukan emas batangan seberat 13,5 ton.

Berdasarkan data harga di pasaran, nilai 13,5 juta ton emas itu mencapai 520 juta poundsterling atau sekitar Rp90,6 triliun. Emas-emas itu ditemukan oleh petugas antikorupsi China di sebuah ruang khusus di kediaman Zhang pada bulan ini.

Bukan hanya itu, otoritas juga mendapati uang di rekening Zhang dalam jumlah tak wajar untuk ukuran pejabat daerah yakni 268 miliar yuan atau sekitar Rp530 triliun. Petugas meyakini uang itu berasal dari suap.

Itu belum termasuk harta tak bergerak yang didapat Zhang dari hasil korupsi, di antaranya beberapa vila mewah.

Gambar yang sempat menjadi viral di Twitter menunjukkan seorang petugas menghitung jumlah emas batangan di sebuah ruangan di rumah Zhang.

Jika harta-harta tersebut bisa dibuktikan sebagai milik Zhang, maka dia merupakan orang terkaya di China, mengalahkan Jack Ma yang berdasarkan data Forbes nilai kekayaannya sebesar 37 miliar dolar AS atau sekitar Rp523 triliun.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada 6 September silam, komisi antikorupsi China menyebut Zhang dituduh melakukan pelanggaran hukum berat dan disiplin.

Dia pernah menjabat sebagai sekretaris Partai Komunis Haikou dan juga anggota standing committee Partai Komunis Provinsi Hainan. Jabatan di kedua posisi itu sudah dicopot oleh Komisi Inspeksi Disiplin Komite Pusat Partai Komunis China.

Menurut laporan mesia lokal, pria 58 tahun itu menjadi pejabat senior ke-17 yang diselidiki atas kasus korupsi di China sepanjang 2019. Ini merupakan kondisi yang ironis karena di saat bersamaan Presiden Xi Jinping menggalakkan perang terhadap korupsi.

Zhang dilahirkan di Provinsi Anhui dan bergabung dengan Partai Komunis sejak 1983. Sebelum menguasai Haikou, dia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Sanya dan Wali Kota Danzhou.


Editor : Anton Suhartono