India Pernah Wajibkan Lagu Kebangsaan Diputar di Bioskop, tapi Dicabut

Anton Suhartono ยท Jumat, 01 Februari 2019 - 13:38 WIB
India Pernah Wajibkan Lagu Kebangsaan Diputar di Bioskop, tapi Dicabut

India pernah mewajibkan bioskop memutar lagu kebangsaan pada 2016, namun dicabut pada 2018 (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Aturan yang mengimbau lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan di bioskop dicabut oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jumat (1/2/2019).

Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengeluarkan surat tertanggal 30 Januari 2019 kepada operator bioskop tentang imbauan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di bioskop.

"Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan menunjukkan generasi muda yang bangga serta cinta pada tanah air, dengan ini kami mengimbau kepada para pengelola bioskop di seluruh Indonesia untuk dapat memutarkan sekaligus menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum berlangsungnya setiap pemutaran film," bunyi dalam surat tersebut.

Merujuk praktik di luar negeri, ternyata India pernah mewajibkan lagu kebangsaan diputar di bioskop. Namun Mahkamah Agung awal 2018 mencabut kembali aturan tersebut setelah diberlakukan 2 tahun. Alasannya, aturan ini justru memicu konflik di masyarakat. Banyak kasus penangkapan dan main hakim sendiri terhadap orang-orang yang enggan berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan di bioskop.

Sebagaimana dikutip dari BBC, pengadilan membatalkan kewajiban memutar lagu kebangsaan pada Selasa 9 Januari 2018, setelah pemerintah meminta mahkamah mempertimbangkan kembali aturan kontroversial tersebut.

Pasalnya, aturan ini memicu perlawanan dan penangkapan orang-orang yang menolak untuk bernyanyi dan berdiri saat lagu kebangsaan diputar.

Aturan ini pertama kali diusulkan partai berkuasa, Partai Bharatiya Janata (BJP) pada 2016 dengan tujuan menumbuhkan nasionalisme. 

Sebenarnya India telah mewajibkan pemutaran lagu kebangsaan di bioskop sejak 1960-an dan 1970-an. Namun lama-kelamaan tak dipraktikkan lagi. Tidak ada keseragaman dari 29 negara bagian di India yang mengatur sanksi bagi para pelanggar, sampai Mahkamah Agung mengeluarkan aturan kewajiban ini pada 2016.

Otoritas India menangkap beberapa orang karena melanggar aturan tersebut. Tak hanya itu, insiden main hakim sendiri, yakni warga yang menindak langsung penonton yang dianggap tak menghormati lagu kebangsaan terjadi di mana-mana.

Salah satu insiden yang menyita perhatian terjadi pada 2014 di mana pemuda bernama Salman Mohammed (25) dan beberapa temannya di Thiruvananthapuram ditangkap karena tidak berdiri saat lagu kebangsaan diputar di bioskop.

Pada Oktober 2017, seorang pria cacat dianiaya karena tak berdiri saat lagu kebangsaan India diputar. Masih di tahun yang sama, sekelompok orang dikeluarkan dari bioskop juga karena tak mau berdiri.

Editor : Anton Suhartono