India Sukses Uji Coba Rudal Jelajah Tercepat di Dunia, Melaju 3.450 Km/Jam

Anton Suhartono ยท Kamis, 23 Mei 2019 - 11:10 WIB
India Sukses Uji Coba Rudal Jelajah Tercepat di Dunia, Melaju 3.450 Km/Jam

Rudal BrahMos ditembakkan dari jet tempur Sukhoi Su-30 AU India (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - India mengklaim berhasil menguji coba rudal penjelajah tercepat di dunia. Rudal ditembakkan dari jet tempur mengenai target di daratan.

Kecepatan rudal supersonic bernama BrahMos itu mencapai 3.450 kilometer per jam. Angka itu 1,5 kali lebih cepat dari pesawat supersonic Concorde.

Keberhasilan uji coba ini menempatkan India sejajar dengan Rusia dalam pengembangan rudal supersonic. Laporan media menyebut India akan menjual rudal itu ke negara lain dalam waktu dekat.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) India menyatakan, rudal seberat 2,5 ton itu ditembakkan dari jet tempur Sukhoi Su-30 MKI yang sudah disesuaikan. Jarak tembak dari jet menuju target di daratan sekitar 300 kilometer.

"Uji coba peluncuran dari pesawat berlangsung mulus dan rudal mengikuti rute yang ditentukan sebelum mengenai sasaran di darat," bunyi pernyataan kemhan, dikutip dari AFP, Kamis (23/5/2019).

Tidak disebutkan di mana uji coba dilakukan termasuk spesifikasi rudal. Namun kemhan membeberkan sedikit modifikasi yang dilakukan pada jet tempur Su-30 yang menembakkan rudal itu.

Uji coba pertama BrahMos dilakukan pada November 2017 dengan target di laut. Saat itu India mengklaim sebagai negara pertama yang berhasil menembakkan rudal serangan permukaan 2,8 Mach pada target laut.

"Rudal BrahMos memberi Angkatan Udara India kemampuan yang sangat diinginkan untuk menyerang dari jarak cukup jauh dan pada target apa pun di laut atau darat dengan akurasi tepat pada siang atau malam hari dan dalam segala kondisi cuaca," kata kemhan.

India mulai menggunakan rudal BrahMos versi laut untuk memperkuat armada angkatan laut. Laporan media spesialis pertahanan menyebut, BrahMos akan diperkenalkan ke angkatan udara mulai 2020.

BrahMos merupakan perusahaan patungan antara India dan Rusia. Penamaan itu merupakan akronim dari dua sungai besar di masing-masing negara yakni Brahmaputra di India dan Moskva di Rusia.

Laporan media juga menyebut beberapa negara Asia Tenggara menyatakan minat untuk membelinya, sebuah kondisi yang dapat membuat China khawatir.

India dan Rusia dilaporkan sedang mempersiapkan rencana pembuatan rudal jarak jauh, yang dapat meluncur hingga kecepatan Mach 5 atau 6.125 kilometer per jam.


Editor : Anton Suhartono