Ini Penyebab Remaja Malaysia Bunuh Diri Setelah Bikin Polling 'D/L' di Instagram

Anton Suhartono ยท Jumat, 17 Mei 2019 - 11:18 WIB
Ini Penyebab Remaja Malaysia Bunuh Diri Setelah Bikin Polling 'D/L' di Instagram

(Ilustrasi, Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Kepolisian Malaysia masih menyelidiki kasus remaja perempuan berusia 16 tahun bunuh diri setelah membuat polling di Instagram.

Perempuan asal Batu Kawah, Serawak, itu mengunggah foto disertai pertanyaan "Really Important, Help Me Choose D/L" di Instagram. Hasilnya, 69 persen warganet yang merespons pertanyaan itu menjawab 'D' atau die.

Baca Juga: Remaja Perempuan Bunuh Diri Setelah Bikin Polling 'Mati atau Hidup' di Instagram

Keesokan harinya atau pada Selasa (14/5/2019) dia loncat dari gedung hingga tewas.

Hasil pemeriksaan polisi mengungkap, remaja itu emosi karena ayah tirinya yang memiliki hubungan dekat dengannya, menikahi perempuan lain.

Kepala Kepolisian Distrik Padawan, Aidil Bolhassan, dikutip dari The Straits Times, Jumat (17/5/2019), mengatakan, remaja itu dekat dengan ayah tiri namun kehidupannya berubah setelah sang ayah jarang pulang karena memiliki istri baru.

Sebelum membuat polling di Instagram, lanjut Aidil, korban mengunggah status di Facebook yang sudah mencurigakan, berisi, "Mau keluar dari kehidupan, saya lelah."

Insiden ini juga menyoroti masalah masalah kesehatan mental, khususnya di kalangan muda Malaysia.

"Ini adalah masalah sangat serius di mana media sosial digunakan dengan cara yang dapat membahayakan kehidupan orang-orang tertentu. Ini bisa dianggap pelanggaran," kata Menteri Komunikasi dan Multimedia Gobind Singh Deo.

Pemerintah, lanjut dia, mungkin akan mengubah Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia (CMA) 1998 untuk mengatasi cyberbullying dan bunuh diri online.

"Karena itu, saya pikir pada saat yang sama, kita juga ingin melihat bagaimana Undang-Undang CMA diubah untuk menangani masalah seperti ini," tuturnya.

Kasus bunuh diri ini sedang dalam penyelidikan kepolisian bekerja sama dengan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia. Petugas masih mendalami apakah ada unsur kesalahan dari pihak tertentu sehingga anak di bawah umur itu memutuskan bunuh diri. Sanksi pidana bisa saja menjerat warganet yang memilih 'D' di polling itu.


Editor : Anton Suhartono