Jack Ma Bergabung ke Partai Komunis sejak Kuliah

Anton Suhartono ยท Rabu, 28 November 2018 - 16:18 WIB
Jack Ma Bergabung ke Partai Komunis sejak Kuliah

Jack Ma (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Surat kabar China People's Daily beberapa waktu lalu mengungkap, miliarder yang juga pendiri platform e-commerce Alibaba, Jack Ma, sudah bergabung dengan Partai Komunis. Namun dalam laporan itu tak diungkap sejak kapan orang terkaya di China itu masuk Partai Komunis.

Seorang rekan yang tak disebutkan identitasnya membocorkan, Jack Ma sudah bergabung dengan partai berkuasa di China itu sejak kuliah atau pada 1980-an.

Di usia 20 tahunan itu, dia juga menjadi pemimpin perkumpulan mahasiswa di Hangzhou Normal University.

"Pada saat itu, bergabung dengan Partai tak hanya menuntut belajar yang keras, tetapi juga integritas, kemampuan berorganisasi, antusiasme, dan idealisme,” kata teman satu kampus Jack Ma, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (28/11/2018).

Sebagai ketua persatuan mahasiswa, Jack Ma banyak berbicara tentang bagaimana membantu mahasiswa yang kekurangan agar mendapat penghasilan serta menggelar banyak kegiatan.

Di antara kegiatan itu adalah memfasilitasi ratusan mahasiswa untuk mendapatkan uang tambahan dengan menjadi pegawai kereta. Sementara kegiatan yang diadakan yakni pencarian bakat untuk menentukan 10 penyanyi terbaik di Festival Musim Semi.

Identitas rekan itu memang belum terungkap. Tapi dia diketahui pernah menjadi ketua persatuan mahasiswa di departemen kimia Hangzhou Normal University.

Disebutkan, pria 54 tahun itu bergabung dengan Partai Komunis karena dia sosok idealis, ingin melakukan sesuatu bagi kaum muda pada saat itu dan untuk negaranya.

Sementara itu, berdasarkan biografi Jack Ma di situs kamar dagang dan industri Zhejiang, meskipun sudah menjadi anggota partai, dia bukan delegasi Kongres Rakyat Nasional atau badan penasihat politik utama China, Chinese People’s Political Consultative Conference.

Sementara itu Alibaba enggan berkomentar mengenai sejak kapan Ma menjadi anggota Partai Komunis.

"Afiliasi politik dari pejabat manapun tidak memengaruhi proses pengambilan keputusan bisnis perusahaan. Kami mengikuti semua undang-undang dan peraturan di negara tempat kami beroperasi. Saat kami memenuhi misi kami untuk memudahkan orang melakukan bisnis di mana saja di era digital ini," bunyi pernyataan Alibaba.

Di China, satu dari 15 penduduk merupakan anggota Partai Komunis. Populasi China saat ini 1,4 miliar.

Anggota Partai Komunis umumnya dianggap sebagai kelompok elite negara atau pemegang kekuasaan. Anggota partai adalah level senior pemerintah China, perusahaan milik negara dan perusahaan swasta.

Anggota terkemuka dari kalangan bisnis termasuk pendiri Lenovo Liu Chuanzhi serta pendiri Wanxiang Group, Lu Guanqiu.


Editor : Anton Suhartono