Jenazah Manusia Diduga Korban Pesawat Militer Cile yang Jatuh Ditemukan

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 12 Desember 2019 - 16:32 WIB
Jenazah Manusia Diduga Korban Pesawat Militer Cile yang Jatuh Ditemukan

Gambar yang dirilis oleh Angkatan Udara Cile, menunjukkan bagian dari pesawat militer yang diduga jatuh. (FOTO: Chilean Air Force)

SANTIAGO, iNews.id - Tim penyelamat menemukan sisa-sisa jenazah manusia saat pencarian pesawat angkatan udara Cile yang hilang dalam perjalanan ke Antartika. Pesawat militer itu hilang saat mengangkut 38 orang di dalamnya.

Tim pencarian menyisir perairan ujung selatan Amerika Selatan untuk melihat tanda-tanda keberadaan pesawat Hercules C-130 yang menghilang pada Senin (9/12/2019) malam.

Pihak Militer Cile belum mengumumkan penemuan itu secara terbuka, namun mereka mengatakan sebelumnya bahwa tim pencarian dan tim penyelamat sudah menemukan puing-puing mengambang dan barang-barang pribadi yang diduga berasal dari pesawat.

Namun Jose Fernandez, gubernur wilayah Magallanes yang berpenduduk sedikit di Cile, mengatakan angkatan udara sudah mengonfirmasi temuan itu kepadanya.

"Mereka mengatakan kepada kami bahwa mereka sudah menemukan puing-puing pesawat terbang serta jenazah manusia dari yang ada di pesawat," kata Fernandez, di ibu kota Provinsi Punta Arenas, seperti dilaporkan AFP, Kamis (12/12/2019).

Di lokasi itu banyak anggota keluarga berkumpul untuk memantau dan menunggu hasil dari upaya penyelamatan.

Komentar Fernandez itu muncul tak lama setelah angkatan udara mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa, karena menghormati anggota keluarga, semua informasi mengenai sisa-sisa tubuh korban akan "dianalisis, divalidasi, dan dikomunikasikan" oleh angkatan udara sendiri.

Sebelumnya, kapal berbendera Cile Antartika Endeavour menemukan puing-puing yang diduga berasal dari sisa-sisa tangki bahan bakar pesawat, menurut Komandan Angkatan Udara Eduardo Mosqueira dalam konferensi pers.

Dia menyebut, puing-puing itu terletak 30 kilometer dari posisi terakhir pesawat yang diketahui menghilang dari layar radar pada pukul 18:13 (2130 GMT) pada Senin, dalam perjalanan ke pangkalan Eduardo Frei Cile di pantai Antartika.

"Puing-puing yang ditemukan sejauh ini akan mencapai Punta Arenas besok atau dalam beberapa hari ke depan," kata Mosqueira.

Sebuah kapal angkatan laut Brasil juga menemukan puing-puing yang diduga berasal dari badan pesawat nahas itu.

"Bagian-bagian pesawat dan benda-benda itu ditemukan sekitar 280 mil (520 kilometer) dari Ushuaia di Argentina," tulis Presiden Brasil Jair Bolsonaro di Twitter.

"Kapal angkatan laut Brasil tetap berada di area pencarian dalam tindakan terkoordinasi dengan pihak berwenang Cile dan dua kapal dari kapal utama terus mengumpulkan sisa-sisa puing," kata dia, menambahkan.

Editor : Nathania Riris Michico