Kabur dari Rumah, Remaja Saudi Ditahan Imigrasi Thailand Dideportasi

Anton Suhartono ยท Senin, 07 Januari 2019 - 11:56 WIB
Kabur dari Rumah, Remaja Saudi Ditahan Imigrasi Thailand Dideportasi

Rahaf Mohammed Al Qonun (Foto: AFP/Twitter)

BANGKOK, iNews.id - Imigrasi Thailand mendeportasi remaja perempuan Arab Saudi Rahat Mohammed Al Qonun, Senin (7/1/2019), yang melarikan diri dari negaranya karena menjadi korban kekerasan fisik dan mental oleh keluarga.

Rahaf terbang ke Thailand dari Kuwait Minggu (6/1/2019) setelah meninggalkan Saudi. Dia melanjutkan perjalanan ke Thailand untuk singgah sementara sebelum menuju Australia. Rencananya, perempuan 18 tahun itu akan mengajukan suaka di Negeri Kangguru.

Baca Juga: Remaja Perempuan Saudi Ditahan Imigrasi Thailand, Menolak Dipulangkan

Namun setibanya di Thailand, Rahaf lebih dulu ditahan karena tak bisa menunjukkan dokumen perjalanan yang lengkap. Menurut dia, dokumen perjalanan, termasuk paspor, ditahan otoritas Saudi dan Kuwait.

Rahaf menolak dipulangkan karena akan dipenjara dan dibunuh keluarganya.

"Sedang menunggu boarding, petugas imigrasi kami dan Kedutaan Besar Arab Saudi sudah bersamanya," kata Kepala Imigrasi Thailand, Surachate Hakparn, dikutip dari AFP, Senin pagi.

"Dia sedang menunggu untuk masuk (ke penerbangan) menuju Saudi," kata Surachate lagi, merujuk pesawat Kuwait Airways, menuju Kuwait yang berangkat pukuk 11.15 waktu setempat.

Soal pengajuan suaka, Surachate tak mengetahui perkembangannya.

"Tapi siapa pun yang mengajukan permintaan suaka, mereka harus menunggu jawaban dari negara (yang dituju)," katanya lagi.

Sebelumnya, Rahaf ditahan di bandara Suvarnabhumi, Thailand, atas permintaan otoritas Saudi dan Kuwait. Dia meminta kepada pemerintah Thailand agar tak dideportasi.

"Saya meminta kepada pemerintah Thailand untuk menghentikan pendeportasian. Saya meminta polisi di Thailand untuk memulai proses pengajuan suaka saya," katanya.

Bahkan, sebelum jadwal penerbangan pulang, dia masih berusaha agar tak dipulangkan dengan membuat tulisan ditujukan kepada kepada orang-orang yang berada di area transit bandara.

"Tolong, saya butuh bantuan Kalian. Saya meminta bantuan atas dasar kemanusiaan," tulisnya.


Editor : Anton Suhartono