Kapal Induk Rusia Terbakar, 1 Orang Tewas dan 1 Hilang

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 13 Desember 2019 - 08:26 WIB
Kapal Induk Rusia Terbakar, 1 Orang Tewas dan 1 Hilang

Kebakaran terjadi di atas kapal induk Project 11435 Laksamana Kuznetsov. (FOTO: TASS / Getty Images)

MOSKOW, iNews.id - Seorang prajurit angkatan laut tewas dan satu perwira hilang, setelah kapal induk Rusia terbakar di pelabuhan Kutub Utara. Satu-satunya kapal induk itu terbakar saat bersandar di pelabuhan, Kamis (12/12/2019).

Kantor-kantor berita Rusia melaporkan, kebakaran dimulai saat operasi di ruang mesin kapal bernama Laksamana Kuznetsov, dan para penyelidik meluncurkan penyelidikan terhadap kemungkinan pelanggaran konstruksi.

"Seorang prajurit Armada Utara tewas selama bekerja untuk memadamkan sumber asap," kata armada itu, dalam sebuah pernyataan kepada AFP.

Saat ini pihak berwenang masih mencari seorang perwira kapal yang turun ke lokasi pengelasan untuk membantu mengevakuasi para pekerja.

Seorang pejabat di pemerintah daerah Murmansk, Menteri Kebijakan Informasi Alexandra Kondaurova, mengatakan kepada AFP bahwa 10 orang dirawat di rumah sakit, salah satunya dalam kondisi serius.

Tayangan televisi menunjukkan pekerja darurat di dekat kapal, yang memuntahkan asap abu-abu gelap dari satu sisi. Armada Utara menyatakan bahwa para tentara yang dirawat di rumah sakit kebanyakan luka karena menghirup asap.

Interfax melaporkan, api menyebar di area seluas sekitar 600 meter persegi dan disebut sangat besar.

Kementerian Perindustrian Rusia menyatakan, begitu api padam, para pejabat akan meluncurkan penyelidikan dan mengevaluasi tingkat kerusakan.

Kapal Laksamana Kuznetsov, yang bukan bertenaga nuklir, mulai beroperasi penuh pada 1995 dan merupakan andalan angkatan laut Rusia.

Perbaikan diharapkan selesai pada akhir 2020, dan operator dapat kembali beroperasi penuh pada 2021.

Kapal itu dikerahkan ke Mediterania pada 2016 dan awal 2017 untuk menyerang sasaran di Suriah dan membantu sekutu Rusia, Presiden Bashar Al Assad, merebut kembali daerah yang dikuasai pemberontak di negara yang dilanda perang itu.

Editor : Nathania Riris Michico