Kasus Covid-19 Melonjak, 1,1 Juta Warga Kota Danang Vietnam Dites Corona

Anton Suhartono ยท Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:24 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, 1,1 Juta Warga Kota Danang Vietnam Dites Corona

Seluruh warga Kota Danang, Vietnam, akan menjalani tes virus corona terkait lonjakan kasus (Foto: AFP)

HANOI, iNews.id - Otoritas Vietnam akan melakukan tes virus corona terhadap seluruh warga Kota Danang terkait lonjakan kasus Covid-19.

Danang menjadi pusat wabah virus corona di Vietnam dalam sepekan terakhir, mencoreng kredibilitas negara itu yang telah dipuji internasional karena dianggap berhasil mengendalikan wabah sejak awal.

Surat kabar Tuoi Tre, seperti diberitakan kembali Bloomberg, Minggu (2/8/2020), melaporkan, semua warga Danang atau 1,1 juta jiwa akan menjalani tes demi mencegah dampak lebih lanjut.

Pada Minggu, Kementerian Kesehatan Vietnam mengonfirmasi penambahan harian empat penderita Covid-19, dua terkait dengan Danang dan dua lainnya kasus impor.

Kasus di Danang bermula sepekan lalu yakni melibatkan cluster penularan rumah sakit. Dari situ Covid-19 menyebar ke enam wilayah negara tersebut, termasuk tiga kota terbesar, memaksa pihak berwenang memberlakukan kembali pembatasan.

Sebelum wabah terbaru ini, Vietnam mengonfirmasi 416 kasus corona tanpa ada korban meninggal. Namun pada Minggu, korban meninggal bertambah menjadi tiga orang.

Otoritas Danang memperketat keamanan dan mendirikan banyak pos pemeriksaan untuk mencegah orang meninggalkan atau memasuki kota. Daerah tujuan wisata pantai favorit itu di-lockdown sejak Selasa lalu.

Otoritas Kota Ho Chi Minh melaporkan tiga kasus setelah melakukan tes terhadap 21.000 penduduknya, dari total sekitar 32.000 yang mengunjungi Danang dalam sebulan terakhir.

Hal serupa dilakukan Hanoi yang melakukan tes Covid-19 terhadap 50.000 penduduk yang berkunjung ke Danang dalam sebulan terakhir. Diperkirakan 72.275 warga Hanoi mengunjungi Da Nang sejak 8 Juli.

Vietnam sejauh ini mengonfirmasi 590 kasus virus corona, sebanyak 214 di antaranya dalam perawatan di rumah sakit.

Editor : Anton Suhartono