Kasus Korupsi, Adik Presiden Iran Hossein Fereydoun Mulai Jalani Hukuman Penjara 5 Tahun

Anton Suhartono ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:36 WIB
Kasus Korupsi, Adik Presiden Iran Hossein Fereydoun Mulai Jalani Hukuman Penjara 5 Tahun

Hossein Fereydoun (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Hossein Fereydoun, adik Presiden Iran Hassan Rouhani, mulai menjalani vonis penjara, Rabu (16/10/2019), terkait kasus korupsi. Fereydoun divonis 5 tahun penjara pada awal bulan ini.

Pria yang pernah menjabat sebagai penasihat presiden Iran itu ditangkap pada Juli 2017, namun persidangannya baru dimulai pada Februari 2019.

Baca Juga: Korupsi, Adik Presiden Iran Hassan Rouhani Dipenjara 5 Tahun

Dalam putusan akhir dalam sidang pada 1 Oktober 2019, hakim menjatuhkan vonis menjadi 5 tahun penjara, lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 7 tahun. Selain itu Fereydoun juga diharuskan membayar denda dari uang suap yang diterima

Sementara itu pengacara Fereydoun, Hossein Sartipi, mengatakan, kliennya dijebloskan ke penjara Evin di Teheran.

"Pagi ini Fereydoun bersama saya hadir di kantor kejaksaan. Setelah prosedur hukum selesai, dia dibawa ke penjara Evin dan dimasukkan ke sana," kata Sartipi, seperti dilaporkan kantor berita ISNA.

Jabatan terakhir yang diemban Fereydoun sebelum tersangkut kasus korupsi adalah penasihat kunci presiden Rouhani.

Dua bersaudara itu tidak memiliki nama sama karena Rouhani mengganti namanya saat masih muda, menjadi sebuah kata yang berarti "ulama".

Fereydoun dituduh membayar uang dalam jumlah besar kepada beberapa orang untuk menyuap bank serta sektor ekonomi berpengaruh lainnya. Kasus melibatkan Fereydoun sebenarnya sudah berlangsung lama, namun Rouhani diduga turut berperan untuk menyelamatkan kakaknya, meski gagal.

Juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili mengatakan, Fereydoun kemungkinan akan dijerat dengan tuduhan kejahatan lain, namun tak disebutkan secara rinci.

Sementara itu Rouhani menuding kasus yang menjerat adiknya bermuatan politik.


Editor : Anton Suhartono