Katedral Notre Dame Terbakar, Ini Ungkapan Sedih Presiden Macron

Nathania Riris Michico ยท Selasa, 16 April 2019 - 08:35 WIB
Katedral Notre Dame Terbakar, Ini Ungkapan Sedih Presiden Macron

Api dan asap mengepul dari gedung Katedral Notre-Dame di Paris, 15 April 2019. (Foto: Martin Barzilai / Bloomberg)

PARIS, iNews.id - Gereja Katedral Notre Dame, Paris, Prancis terbakar pada Senin (15/4) sore waktu setempat. Presiden Prancis Emmanuel Macron berduka atas terbakarnya gereja yang dibangun sekitar abad 12 itu.

"Our Lady of Paris dalam api," cuit Macron, dalam akun Twitter-nya, seperti dilihat iNews.id, Selasa (16/4/2019).

"Notre-Dame Paris terbakar. Emosi melanda seluruh bangsa. Termenung untuk semua umat Katolik dan untuk semua orang Prancis. Seperti semua rekan kita, saya sedih malam ini melihat Gereja Notre Dame terbakar," lanjut Macron.

Macron sendiri langsung membatalkan agenda pidatonya yang dijadwalkan pada Senin malam. Macron langsung menuju lokasi kebakaran.

Gereja Notre Dame terbakar pada Senin (15/4) sore waktu setempat. Atap menara gereja yang dibangun pada abad 12 itu runtuh dilalap api.

BACA JUGA: Kebakaran Luluhlantakkan Katedral Bersejarah Notre Dame di Paris

Kerumunan orang berkumpul pada jarak yang aman dari katedral untuk menyaksikannya terbakar. Ketika malam tiba, banyak orang mulai berdoa dan menyanyikan lagu-lagu pujian.

Konstruksi di Katedral Notre-Dame dimulai pada 1163 dan berakhir pada 1345. Katedral ini dianggap sebagai salah satu contoh terbaik dari arsitektur Gothic Prancis, menampilkan lengkungan runcing, penopang penopang terbang, kubah berusuk, dua menara setinggi 225 kaki di muka bangunan, dan jendela mawar besar dan rumit terbuat dari kaca patri.

Bangunan ini mengalami sejumlah proyek restorasi selama berabad-abad, termasuk yang membersihkan permukaan jelaga dan kotoran katedral pada 1960-an, mengembalikannya ke warna aslinya.

Di antara artefak yang disimpan di dalam katedral adalah apa yang beberapa orang percaya sebagai mahkota duri Yesus. Katedral, yang masih digunakan secara aktif sebagai sebuah gereja, mengharapkan kedatangan pengunjung minggu ini, Pekan Suci, menjelang Minggu Paskah.

BACA JUGA: Katedral Notre Dame Terbakar, Warga Paris: Ini Saatnya untuk Berdoa

Sekitar 13 juta orang mengunjungi gedung itu setiap tahun.

Juru bicara Vatikan, Alessandro Gisotti menyebut katedral itu simbol Kristen di seluruh dunia.

"Kami menyatakan kedekatan kami dengan Katolik Prancis dan dengan penduduk Paris," katanya.

"Kami berdoa untuk petugas pemadam kebakaran dan untuk semua orang yang melakukan yang terbaik untuk mengatasi situasi dramatis ini," imbuhnya.

Katedral mendapatkan ketenaran tambahan pada awal abad ke-19 ketika penulis Victor Hugo menulis The Hunchback of Notre-Dame untuk menarik perhatian pada bangunan dan kepentingan arsitekturalnya.

Hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui, meskipun katedral sedang direnovasi pada saat kebakaran. Kantor kejaksaan Paris membuka penyelidikan untuk menentukan penyebabnya.


Editor : Nathania Riris Michico